Tren Aneh di China, Remaja Unggah Video Kehamilan di Medsos

Ilustrasi hamil (Reuters)
03 April 2018 08:45 WIB Septina Arifiani Viral Share :

Solopos.com, SOLO – Ada-ada saja tren aneh di China. Remaja perempuan di Negara Tirai Bambu kini senang mengunggah video kehamilan atau saat menggendong bayi di berbagai platform media sosial.

Aksi aneh tersebut dilakukan remaja perempuan berusia belasan tahun untuk mendapatkan perhatian dari netizen. Usaha mereka pun tak sia-sia, dalam sekejap perempuan yang mayoritas berasal dari wilayah pedesaan tersebut mendapatkan banyak followers atau pengikut. 

Dikutip Antara dari People's Daily, Selasa (3/4/2018), seorang perempuan berusia 19 tahun yang menggunggah video bersama anaknya telah memiliki 45 juta pengikut.
Bahkan salah satu video streaming yang menayangkan pasangan suami-istri belia bersama bayi mereka berusia satu tahun telah disukai (mendapatkan tanda like) dari 2,8 juta orang.

Beberapa video lain juga mempertontonkan sejumlah ibu belia berusia 13 tahun dan kasus kejahatan seksual berupa pemerkosaan terhadap gadis berusia kurang dari 14 tahun.
Ada juga platform video yang menayangkan tingkah polah sepasang muda-mudi setelah memadu asmara.

Saking populernya platform video tersebut di kalangan remaja China, mereka akhirnya sering kali mengunggah beberapa tayangan video lainnya dalam daftar rekomendasi untuk ditonton.

Platform video tersebut mendapatkan kritikan luas di China karena dianggap mengeksploitasi remaja di bawah umur untuk kepentingan komersial.

Pakar keremajaan dan masalah sosial dari Chinese Academy of Social Sciences, Tian Feng, berpendapat tayangan video daring tersebut dapat memperburuk dampak negatif terhadap anak-anak.

"Kalau seorang remaja menonton satu video saja, maka platform tersebut akan menyarankan si remaja itu untuk menonton video berikutnya. Para remaja berpikir bahwa apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya mungkin sama. Padahal hal itu menabrak norma-norma sosial," ujarnya.

Merujuk pada peraturan negara tersebut, Undang-Undang Perkawinan yang berlaku di China, laki-laki berusia kurang dari 22 tahun dan perempuan di bawah usia 20 tahun belum boleh menikah.

Tokopedia

Sumber : Antara