Viral Video Hantu Kebaya Merah, Asli Atau Palsu?

Video misterius tentang sosok perempuan berkebaya merah (Youtube)
03 April 2018 17:45 WIB Muhammad Rizal Fikri Viral Share :

Solopos.com, KEDAH – Belum lama ini viral video kisah misteri yang menampakkan sosok perempuan berkebaya merah yang dianggap sosok hantu. Video tersebut dikabarkan diambil di Kedah, Malaysia.

Dikutip dari mynewshub, Selasa (3/4/2018), video tersebut diunggah oleh pengguna akun Facebook Megat. Peristiwa itu direkam pada Rabu (28/3/2018) dini hari kurang lebih pukul 03.24 waktu setempat di jalan Bukit Lengkok, Kulim, Kedah, Malaysia.

Video dashcam mobil itu merekam suasana jalan para malam hari yang disorot lampu mobil. Suasana lengang tiba-tiba dikejutkan dengan sosok mirip perempuan berkebaya merah yang jalan seorang diri di pinggir jalan. Tak hanya satu kali, setelah beberapa belokan sosok mirip perempuan berkebaya merah itu muncul kembali beberapa kali berjalan pelan di pinggir jalan. Hingga akhirnya mobil harus berhenti karena ada sosok mirip perempuan berkebaya merah berjalan di tengah jalan.

Tak butuh waktu lama, video tersebut viral. Muncul pro dan kontra di kolom komentar, ada warganet yang percaya namun tak sedikit yang menganggap video tersebut rekaan belaka. Kontroversi video tersebut semakin meruncing setelah beredar foto percakapan Whatsapp yang mengaku kalau video tersebut sengaja dibuat.

Ditulis dalam bahasa Melayu, pesan di Whatsapp yang sumbernya dikaburkan itu menyatakan ada tiga sampai empat orang yang terlibat dalam pembuatan video. Semua diminta memakai kebaya yang identik. Mereka ditempatkan di beberapa lokasi, ada yang ditepi jalan dan yang terakhir ditengah jalan. Adegan direkam dengan kamera di dalam mobil.
“Masyarakat kita mudah percaya dan terperdaya dengan cerita-cerita seperti ini. Apa yang aku dapatkan? Aku bisa membodohi orang yang mengaku cerdik,” tulis orang yang mengaku video tersebut.

Selain informasi tersebut ada juga yang menyebut video tersebut merupakan bagian promo film horor The Legend of Pontianak. Namun hal itu belum bisa dikonfirmasi.

 

Tokopedia