Kesal Dikerjain, Perempuan Ini Balas Dendam ke Penjual Es Krim Turki

Tangkapan layar video wanita menjaili penjual es krim. (Istimewa - Youtube)
12 April 2018 05:45 WIB Jafar Sodiq Assegaf Viral Share :

Solopos.com, SOLO - Video seorang wanita balik mengerjai penjual es krim menjadi viral di media sosial. Video yang diunggah situs berbagi guyonan 9Gag.com itu memperlihatkan bagaimana aksi jail wanita yang tak diketahui identitasnya itu ke penjual es krim Turki.

Dalam video yang juga diungah 9Gag di akun Instagram itu. terlihat seorang penjual dondurma sedang melayani pembeli perempuan. Awalnya terlihat biasa sajas, perempuan memesan es krim yang dia inginkan. Sementara si penjual terlihat sibuk melayani si pembeli. Seperti biasa, dondurma yang super lengket ini dijadikan bahan lelucon oleh si penjual es krim.

Jika biasanya banyak orang yang kaget dengan keunikan es krim ini, perempuan itu seolah sudah tahu apa yang bakal terjadi pada dirinya. Perempuan ini malah terlihat santai dan sabar menghadapi lelucon yang ditawarkan si penjual.

Sikap dingin inilah yang sepertinya membuat si penjual pun putus asa. Dia pun kemudian memberikan es krim pesanan si cewek. Bukan hanya dibuat putus asa, penjual es krim itu juga dibikin tersenyum dengan ulang si perempuan.

Saat perempuan itu mendapatkan es krim yang dia inginkan, tanpa diduga dia malah ngerjain balik si penjual. Alhasil, si penjual pun akhirnya harus mengakui kehebatan balas dendam ala cewek pencinta dondurma ini.

Sejak pertama diunggah, video balas dendam pembeli dondurma ini udah ditonton lebih dari puluha juta kali, dengan berbagai komentar yang nggak kalah kocak. 

Es krim Turki atau yang disebut juga dondurma merupakan es krim yang memiliki tekstur lebih lengket dan tidak mudah meleleh. Dondurma sendiri memiliki arti membeku. Kini es krim itu telah tersebar diberbagai negara.

Penjual es krim Turki harus memiliki keterampilan khusus dalam menyajikan es krim kepada pembeli. Setiap orang mungkin pernah merasa jengkel jika membeli es krim ini, penjual terlihat seolah mempermainkan pembeli terlebih dahulu sebelum memberikannya.