Video Viral: Guru SMK di Purwokerto Tampar Siswa di Depan Kelas

Video viral seorang guru menampar murid ini diduga berasal dari salah satu SMK di Purwokerto. (Istimewa - Instagram)
20 April 2018 04:45 WIB Jafar Sodiq Assegaf Viral Share :

Solopos.com, SOLO - Video kekerasan yang diduga dilakukan seorang guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Purwokerto menjadi Viral di media sosial, Kamis (19/4/2018). video berdurasi 29 detik yang beredar via Facebook memperlihatkan seorang guru menampar salah satu murid di depan kelas.

Video Viral guru SMK di Purwokerto tampar siswa itu diunggah oleh sejumlah akun di media sosial. Uniknya, sejumlah akun di Instagram dan Facebook memperlihatkan adegan yang sama dengan sudut pandang (angle) kamera yang berbeda-beda.

Pada awalnya Pak Guru itu tampak mengelus-elus pipi siswa yang tampak pasrah tersebut. Kejadian berikutnya guru itu melayangkan tamparan yang cukup keras hingga badannya sendiri goyah. Sang siswa yang ditampar juga tampak oleng.  

Penelusuran Solopos.com di sejumlah video yang diunggah, Kamis, oknum guru SMK di Purwokerto itu disebut berinisial LK. Salah satu pengunggah video, DF, mengungkap bahwa peristiwa yang dialami teman sekelasnya, L, itu memang diminta untuk dikelas. Rencananya video tersebut hanya untuk pembelajaran internal dan diunggah di grup kelas.

Mengutip laporan Detik, insiden penamparan tersebut terjadi di SMK Kesartian Purwokerto. Hal ini dibenarkan Wakil Kesiswaan SMK Kesatrian Purwokerto, Inayah Rahmawati.

Ia mengatakan jika peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 saat mata pelajaran Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Saat itu siswa yang ditampar di dalam video berinisial L belum masuk ke dalam kelas. Padahal, guru TKJ yang berinisial LK sudah masuk ke dalam kelas. 

Beberapa waktu kemudian, L masuk ke dalam kelas sementara guru LK yang mendapati siswanya terlambat segera memberikan hukuman dengan menamparnya di depan kelas. "Awalnya sudah masuk pelajaran tapi L masih di kantin jadi telat," lanjut Inayah.

Dia mengatakan, jika kemarahan guru ini lantaran akumulasi terhadap kelakuan L yang sudah terjadi sejak setahun lalu. "Siswa yang saat ini duduk di kelas 11 ini sudah sering melakukan kesalahan seperti tidak mengerjakan tugas, sering bolos, dan tadi puncak kemarahan guru tersebut," ucapnya.

Dilansir iNews, Kamis, Inayah menegaskan, pihak sekolah sudah memberikan tindakan tegas kepada guru yang menampar siswa. Pihaknya sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh guru LK. Pihaknya juga sudah menyelesaikan permasalahan tersebut melalui mediasi.

Tokopedia