Kisah Viral Bapak-Bapak Tendang Bocah Masuk Kepolisian

Momen/momen pria dewasa tendang bocah bermain ayunan (Instagram)
29 April 2018 22:30 WIB Muhammad Rizal Fikri Viral Share :

Solopos.com, JAKARTA – Kasus bapak-bapak menendang punggung bocah di playground Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, sudah memasuki babak baru. Orang tua korban sudah memasukan laporan awal terkait insiden tersebut.

Seperti diberitakan Solopos.com sebelumnya, video viral bapak-bapak menendang punggung bocah di playground Mal Kelapa Gading diunggah di akun Instagram @lambe_turah, Jumat (27/4/2018). Dalam video yang viral tampak bocah perempuan yang berusia sekitar tiga tahun tersenggol ayunan yang dipakai bocah laki-laki berusia tujuh tahun. Mengetahui hal itu, ayah bocah perempuan diduga marah dan menendang punggung bocah laki-laki. Adu mulut antar-dua orang tua bocah itu pun tak terhindar.

Dilansir Okezone.com, Sabtu (28/4/2018), orang tua bocah laki-laki melaporkan peristiwa itu ke pihak yang berwajib. Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol, Pujiyarto, mengungkapkan orang tua bocah yang ditendang sudah membuat laporan awal terkait insiden tersebut pada Jumat malam.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Komisioner Bidang Traficking dan Eksploitasi Anak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati Solihah, menilai sikap yang dilakukan orang tua bocah perempuan tersebut tak sepantasnya dilakukan. Namun Ai menilai jatuhnya bocah perempuan bukan karena unsur kesengajaan.

“Ini perilaku di luar kontrol. Seorang dewasqa seharusnya punya kontrol emosi, apalagi pengendalian untuk bertindak fisik pada anak di bawah umur,” jelas Ai kepada Okezone.com.

Ai juga membahas tentang pentingnya skill parenting. Di tempat bermain anak-anak, para orang tua harus tetap mengawasi anak. Jangan sampai lengah dengan barang lain atau keperluan lain. Ai menganggap kasus anak tersenggol ayunan itu bisa dicegah apabila orang tua fokus pada anak.

Terkait insiden ini, Ai juga menurutkan KPAI akan membuka kemungkinan untuk melakukan mediasi terhadap kedua pihak yang berkonflik.