Kisah Tragis James Bond Asli, Mati Ditembak Tentara Rusia

Sidney George Reilly, si James Bond asli (Rbth.com)
10 Mei 2018 00:45 WIB Chelin Indra Sushmita Viral Share :

Solopos.com, SOLO – Sosok James Bond tentu sudah tidak asing lagi bagi pencinta film. James Bond diceritakan sebagai agen mata-mata paling hebat di dunia perfilman. Tapi, di balik sosoknya yang hebat, kisah seseorang yang menginspirasi lahirnya karakter James Bond justru sangat tragis.

Dihimpun Solopos.com dari Rusia Beyond, Rabu (9/5/2018), sosok James Bond yang dibuat oleh Ian Fleming dalam novel itu kabarnya terinspirasi dari seorang mata-mata Inggris bernama Sidney George Reilly. Sidney George Reilly memiliki ikatan kuat dengan uni Soviet. Dia mendedikasikan hidupnya untuk mengalahkan rezim yang berkuasa sejak 1917.

Usaha Sidney George Reilly tak berjalan mulus. Dia gagal menyelesaikan misinya dengan baik dan malah menjadi tahanan tentara Uni Soviet pada 27 September 1925. Sidney George Reilly disebut sebagai mata-mata anti-komunis yang berniat membunuh tokoh berpengaruh Rusia, Vladimir Lenin.

Kehidupan Sidney George Reilly penuh dengan misteri. Tidak jelas di mana dia dilahirkan hingga akhirnya menjadi warga negara Inggris. Dia menceritakan hal yang berbeda soal kehidupannya setiap kali bertemu dengan orang baru. Namun, para sejarawan sepakat Sidney George Reilly lahir pada 1873 dari keluarga Yahudi di Ukraina.

Ada yang mengatakan jika Sidney George Reilly memulai kariernya di Badan Layanan Khusus Inggris pada 1890-an. Namun, seorang sejarawan bernama Andre Cook yang menulis buku tentang dirinya menyebut Sidney George Reilly adalah seorang penipu. Dia dikabarkan mengemban tugas mengawasi Inggris dan Jepang pada Perang Rusia-Jepang sekitar 1904 silam.

Ketika tinggal di Rusia, Sidney George Reilly bekerja untuk Badan Intelejen Inggris dan Kekaisaran Rusia. Dia melakukan semua hal yang memberikan keuntungan kepadanya. Sebab, dia memiliki gaya hidup mewah dan gemar berjudi.

Meski begitu, Sidney George Reilly berhasil memenangkan hati sejumlah pemimpin Inggris. Dia kemudian bergabung dengan agen rahasia Inggrisdan menyiapkan serangan untuk menghancurkan Uni Soviet. Guna memuluskan rencananya, dia tinggal di Rusia dengan cara menyamar.

Tapi, semua rencana yang disusun Sidney George Reilly hancur karena dia dijebak oleh agen rahasia Uni Soviet. Mata-mata yang dikenal cerdik dan berpengalaman itu terjebak bersama musuh Uni Soviet lainnya. Dia akhirnya dieksekusi mati di hutan dekat Kota Moskow, Rusia, pada November 1925.

 

Tokopedia