Eks Gitaris Boomerang, John Paul Ivan Bukan Pencipta Lagu #2019GantiPresiden

Berita hoaks John Paul Ivan disebut ciptakan lagu 2019GantiPresiden (Instagram)
21 Mei 2018 04:00 WIB Muhammad Rizal Fikri Viral Share :

Solopos.com, JAKARTA – Tagar #2019GantiPresiden kembali bergaung di media sosial (medsos). Kali ini tagar tersebut dibuat menjadi sebuah lagu. Saya sekali di tengah-tengah viralnya lagu tersebut mengucur berita hoaks karena nama salah satu musisi populer di Indonesia secara sepihak dicatut menjadi pencipta lagu tersebut.

Lagu #2019GantiPresiden menyebar di berbagai medsos, seperti di grup Whatsapp, Youtube, hingga Facebook. Lagu tersebut mengkritik banyaknya pengangguran di Indonesia.

Eks gitaris Boomerang, John Paul Ivan sempat dikabarkan sebagai pencipta lagu tersebut. Bahkan sebuah media online memberitakan hal tersebut seperti sebuah informasi resmi. Berdasarkan penelusuran Solopos.com, Minggu (20/5/2018) berita yang menyebut John Paul Ivan menciptakan lagu #2019GantiPresiden dimuat di laman Pribuminews.co.id, Sabtu (19/5/2018).

Tak lama setelah berita itu viral, musisi kelahiran Surabaya, 3 Januari 1971 itu mengunggah konfirmasi di Twitter @JPIxxx dan Instagram @i_am_john_paul_ivan yang menyebut berita itu bohong atau hoaks. John meng-capture berita dari Pribuminews.co.id yang dibagikan warganet. John menuliskan caption marah-marah dan menyebut laman tersebut melakukan pelecehan. John juga mention akun kepolisian seperti @divisihumaspolri, @cybercrime.id, @@CCICPolri.

“Tolong ditindak ini akun pribuminews.co.id sudah bikin pelecehan berita hoaks @DivHUmas_Polri @CCICPolri,” cuit @JPIxxx.

Tak cukup sampai di situ, di Instagram John mengunggah foto alamat kantor Pribuminews.co.id dan menyatakan akan mendatangi kantor itu pada Senin (21/5/2018). “Ini data-data lengkap, sampai ketemu besok senin siang ya, tak kunjungi kantormu, siap-siap saja,” tulis @i_am_john_paul_ivan.

Di unggahan terakhirnya, John mengungkap dirinya sudah menunjuk pengacara bernama Angga. JS untuk memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.

 

Tokopedia