Nyanyian Anak Palestina untuk Donald Trump Bikin Mewek

Cuplikan video nyanyian bocah Palestina untuk Donald Trump (Youtube)
21 Mei 2018 16:45 WIB Chelin Indra Sushmita Viral Share :

Solopos.com, KUWAIT – Mimpi buruk warga Palestina akibat ulah Israel seolah tak ada akhirnya. Beberapa hari lalu, terjadi tragedi berdarah antara warga sipil Palestina melawan tentara Israel. Puluhan warga Palestina meninggal dunia dalam bentrokan yang pecah akibat aksi demonstrasi menentang peresmian Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Israel di Yerusalem, Senin (14/5/2018).

Konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina menuai simpati warga dunia. Namun, selama ini berbagai upaya untuk mendamaikan kedua negara selalu menemui jalan buntu. Tak kehabisan cara, sebuah perusahaan telekomunikasi asal Kuwait, Zain, merilis video iklan yang menceritakan cara seorang bocah Palestina menyambut Ramadan.

Dalam video viral tersebut, si bocah laki-laki berambut keriting itu beradu akting dengan sejumlah aktor yang berparas mirip pemimpin dunia, seperti Donald Trump, Vladimir Putin, dan Kim Jong Un. Video tersebut diawali dengan si bocah yang bernyanyi di hadapan Donald Trump. Dia mengatakan kepada Donald Trump jika bulan Ramadan telah datang. Dia mengundang Donald Trump untuk berbuka puasa di rumahnya di reruntuhan bangunan.

Bocah tersebut kemudian menarik tangan Vladimir Putih untuk melihat masjid di lewat jendela. Dia mendengar suara azan dan lonceng gereja bersahutan. Panggilan Tuhan itu berasal dari dua tempat ibadah yang berdampingan. Kedua tempat dan panggilan itu merupakan panggilan Tuhan yang sama untuk mengajak hambanya ke surga yang sama pula.

Selanjutnya diperlihatkan perahu karet bermuatan manusia mengapung di laut. Sejumlah penumpang perahu itu kemudian melompat dan berenang menuju ke pantai. Si bocah laki-laki bercerita jika dia tidak bisa tidur. Setiap kali matanya terpejam, dia selalu mendengar suara ledakan. Tempat tidurnya berasap dan terbakar. Kamar yang tadinya tertata rapi hancur seketika dan membuat Kim Jong Un di depannya bersedih.

"Pak Presiden [memanggil Donald Trump], kami menjadi pengungsi. Kami terasing. Kami menjadi buronan. Kami menjadi tersangka karena ibadah yang kami kerjakan. Kami dihukum mati dan digantung oleh mereka yang membungkam suara kami," demikian penggalan nyanyian bocah lelaki dalam iklan tersebut seperti dikutip dari The National, Senin (21/5/2018).

Pada bagian akhir video viral itu, si bocah laki-laki mengatakan kepada Donald Trump dirinya akan berbuka puasa di Al Quds [sebutan bagi Yerusalem], ibu kota Palestina. Hal itu dilakukan setelah mendapatkan jawaban dari Tuhan atas doa yang dipanjatkan setiap kali bersujud.

Video viral itu kali pertama diunggah, Rabu (16/5/2018). Sampai Senin (21/5/2018), video tersebut telah ditonton lebih dari empat juta kali dan mendapat puluhan ribu komentar. Warganet dari seluruh dunia tampak terharu melihat video tersebut dan memberikan doa terbaik bagi warga Israel.

"Saya dari Indonesia sangat menyukai lagu ini dan selalu mendukung Palestina," komentar Dark Web.

"Oh Tuhan, aku benar-benar terharu. Aku sangat menyukai lagu ini dan orang Islam. Namaku Karthik dari India," sambung Tamil Star.

"Aku sudah melihat video ini 100 kali. Dan selalu menangis setiap kali melihatnya. Aku tidak bisa berhenti melihat video yang begitu indah ini," imbuh Eglence TV.

 

Tokopedia