Kisah Unik: Bocah Ini Galang Dana Buat Beli Laptop Gaming

Seorang bocah membuka penggalangan dana untuk membeli laptop gaming (Twitter)
03 Juni 2018 08:00 WIB Muhammad Rizal Fikri Viral Share :

Solopos.com, SOLO – Sebuah kisah unik tentang penggalangan dana belum lama ini viral di media sosial. Seorang bocah membuka penggalangan dana secara online untuk membeli laptop gaming. Alasan si bocah membuka penggalangan dana itu bikin warganet tergelak.

Kisah unik soal penggalangan dana ini dicuitkan oleh pengguna akun @askmenfess, Kamis (31/5/2018). “wkwkwkwk,” cuit @askmenfess.

Dalam cuitan tersebut diunggah capture foto dari salah satu laman penggalangan dana secara online. Penggalangan dana diberijudul Bantu Irham Beli Asus ROG biar Tidak ke Warnet Lagi. Penggalangan dana itu dibuat oleh bocah bernama Irham Purnama. Bocah tersebut menarget sumbangan sebesar Rp30 juta dalam kurun waktu 56 hari. Saat di-capture belum ada donasi yang masuk.

Irham juga menuliskan alasan ia membuka penggalangan dana tersebut. Irham mengaku sudah delapan tahun terakhir kerap bermain ke warnet. Parahnya, uang ke warnet didapat dari mencuri uang ibunya, Irham ingin mengurangi ketagihannya ke warnet dengan cara membeli laptop yang bisa dipakai untuk bermain gim.

“Saya sudah hampir 8 tahun main warnet dan itupun hasil nyolong duit emak. Mari bantu saya agar saya tidak kecanduan main warnet lagi amiin,” tulis Irham.

Diduga karena penggalangan dana tak memiliki unsur urgensi, warganet malah memberi sindiran. “Ya elah, tiga puluh juta lho Dik,” cuit @ravbins.

“Bodo amat,” cuit @Adykidy.

Seorang warganet menganggap seharusnya Irham sudah bisa menghasilkan uang sebesar yang ia butuhkan karena sudah bermain game online sejak delapan tahun lalu. “Delapan tahun ke warnet main game? Harusnya nih bocah udah jago banget, berprestasi lalu disponsorin merek besar dengan laptop mahal. Tapi kalau delapan tahun masih ga ada hasil? Ya dicoba lagi sampai berhasil, ” cuit @koagulasi.

Saat ditelusuri Solopos.com, Sabtu (2/6/2018), di laman penggalangan dana, kampanye yang dibuka Irham sudah dihapus.

 

Tokopedia