Viral Video Bule Marah-Marah Sebut Tadarus Jadi Karaoke

Bule marah/marah karena suara mengaji di masjid (Instagram)
03 Juni 2018 22:09 WIB Muhammad Rizal Fikri Viral Share :

Solopos.com, BOGOR – Viral video pendek yang merekam aksi pria bule marah-marah ke seorang pria yang disebut sebagai ustaz. Pria bule merasa terganggu dengan aktivitas selawatan di masjid. Bahkan si bule menyebut kegiatan selawatan dengan sebutan karaoke.

Video viral itu diunggah di akun Instagram @lambe_turah, Minggu (3/6/2018). Dalam video tampak pria bule mengobrol ke seorang pria dan perempuan berkerudung. Pria bule itu berbicara dengan nada tinggi. “Kenapa karaoke? Kenapa?” ucap si pria bule.

“Itu bukan karaoke, tapi selawatan,” timpal perempuan berkerudung. Pria bule itu tampak tak paham dengan apa yang dilakukan di masjid. Dia tak paham makna selawatan. Cara bicara pria bule itu pun sulit dipahami. Seorang pria yang menemui si bule hanya menjawab dengan tenang dan menegaskan dia sedang berpuasa dan harus menahan amarah.

Berdasarkan keterangan di akun Youtube Polres Bogor, peristiwa itu terjadi di Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa terjadi pada Sabtu (2/6/2018). Pria bule tersebut bernama Frank. Sang pria bule mendatangi rumah Ustaz Adi Syafei dan mengungkapkan perasaannya. Frank merasa terganggu karena malam hari sebelumnya mendengar acara tadarus di Musala Nurul Jadid di Desa Tegalwaru. Tadarus menggunakan pengeras suara sehingga terdengar dari luar musala.

Mengetahui viralnya video saat Frank marah-marah, Polsek Ciampea mendatangi kediaman Frank, Minggu (3/6/2018). Polisi menenangkan warga agar tidak reaktif, kemudian menggelar mediasi dengan kedua belah pihak. Polres Ciampea mengundang perwakilan MUI Ciampea dan memberikan penjelasan ke Frank.

Akhirnya Frank mengakui kesalahannya dan bersedia memohon maaf. Frank merupakan Warga Negara Prancis yang mebnikah dengan perempuan bernama Asmini. Sang istri menjelaskan kalau Frank merupakan pria tempramental. Frank kerap meledak-ledak kalau sudah marah.