Nyaris Dijambret, Mak Madura Minta Penjambret Tak Dihakimi Massa

Mak Madura, nenek/nenek yang maafkan pencuri uangnya (Facebook Eris Riswandi)
08 Juni 2018 09:00 WIB Muhammad Rizal Fikri Viral Share :

Solopos.com, JAKARTA – Siapa sih yang tak marah saat uang atau barang berharga dicuri orang? Pasti hampir semua orang bakalan marah dengan pelaku dan tak segan melaporkan kepolisi atau tak ambil pusing kalau saja pelaku dihakimi massa. Tak semua orang seperti itu, contoh nyatanya adalah nenek-nenek menginspirasi  yang memiliki warung di areal Lapangan Banteng, Jakarta pusat.

Kisah inspiratif ini viral melalui video amatir yang tersebar di media sosial (medsos). Berdasarkan penelusuran Solopos.com, Kamis (7/6/2018), video tersebut diunggah di akun Facebook Eris Riswandi, Selasa (5/6/2018).

Tokopedia

Di unggahan Eris Riswandi disebut ada nenek-nenek menjadi korban pencurian di areal Lapangan Banteng. Pencuri berhasil ditangkap warga sekitar. Dalam video amatir, tampak beberapa pria emosi dan ingin memukuli pencuri, namun, nenek-nenek itu melarang bahkan melerai seorang bapak-bapak yang menerobos ingin memukul pencuri.

“Sungguh mulia hati nenek ini, padahal dia dijambret. Saat jambretnya dikejar dan ditangkap si nenek malah misahin orang-orang agar tidak memukuli jambretnya,” tulis Eris Riswandi.

Si pencuri tak bisa berbuat apa-apa selain meminta maaf. Si pencuri sempat mencium tangan nenek-nenek itu untuk meminta maaf. Nenek-nenek itu bersikeras agar pencuri tidak dipukuli dan dibiarkan pergi. Bahkan dalam video terdengar kalau si nenek memberi sedikit uang untuk ongkos pulang, bapak-bapak yang menangkap pencuri itu terpaksa melepaskan si pencuri yang berjalan pelan meninggalkan kerumunan warga.

Dikutip dari media online Detik, nenek-nenek itu biasa dipanggil Mak Madura yang kini sudah berusia kurang lebih 82 tahun. Mak Madura memiliki warung di sekitar Lapangan Banteng. Pencuri yang dimaafkan Mak Madura sebenarnya pembeli di warung Mak Madura. Pria itu memesan mi instan dan langsung membayar.

Setelah menghidangkan, Mak Madura meninggalkan warungnya sejenak untuk menghampiri cucunya yang berjualan bensin tak jauh dari warung Mak Madura. Namun, saat kembali ke warung, pria yang beli tadi sudah pergi dan terlihat berjalan cepat. Saat Mak Madura melihat kantong uangnya, isinya sudah raib, sontak Mak Madura berteriak ada pencuri.

Warga di sekitar lokasi berhasil mengejar dan menggeledah tas pencuri. Hasilnya, ditemukan uang milik Mak Madura yang jumlahnya lebih dari Rp1 juta.