Video: Penyelamatan Bayi Setelah 8 Jam Dikubur Neneknya

Aksi heroik penyelamatan seorang bayi di Canara, Brasil. (Istimewa - Mirror.co.uk)
10 Juni 2018 19:15 WIB Jafar Sodiq Assegaf Viral Share :

Solopos.com, CANARA - Sebuah video menunjukkan dua polisi tengah mengevakuasi bayi yang terkubur hidup-hidup di Canara, Brazil. Bayi ini telah terkubur selama 8 jam karena disangka sudah meninggal.

Mengutip Dailymail, Selasa (5/6/2018), video  mengerikan yang beredar di media sosial memperlihatkan dua petugas kepolisian berlutut di depan sebuah lubang hanya dengan menggunakan senter sebagai penerangan. Mereka menggali tanah yang menutupi jasad bayi tersebut dan mengira akan menemukan mayat.

Namun, kedua polisi itu terkejut ketika mendengar suara tangisan saat mereka memindahkan tanah dari kepala si bayi. Dengan menggunakan tangan kosong, kedua polisi itu berusaha mengeluarkan bayi itu dari lubang sedalam 50 sentimeter. Insiden itu terjadi pada pukul 10 malam, Selasa.

Bayi perempuan itu berhasil dikeluarkan dengan berlumur lumpur dan tali pusar yang masih menempel di tubuhnya. Dia berusaha keras untuk bernapas setelah terkubur di bawah tanah dalam waktu yang lama.

Dia dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans dengan paramedis membersihkan saluran pernapasannya dan memberikan oksigen sepanjang perjalanan. Dokter kemudian memindahkan bayi itu ke perawatan intensif menyusul tes dan pemindaian yang dilakukan. Kondisi bayi itu disebut mengalami kemajuan yang baik terlepas dari kejadian yang dialaminya sesaat setelah dilahirkan.

Dilansir Metro.co.uk, Rabu, ibu bayi tersebut masih berusia 15 tahun. Ibu itu dikabarkan melahirkan sendirian di kamar mandi. Ia mengaku persalinan berlangsung cepat, dan bayinya terjatuh ke lantai kamar mandi lalu mengalami benturan di kepala. Dokter di Agua Boa Regional Hospital menemukan dua retak di cranial atau tulang tengkorak.

Karena bayi tersebut tidak juga menangis, nenek buyutnya yang berusia 57 tahun menyangkanya sudah meninggal. Menurut sang nenek buyut, tidak ada tanda-tanda kehidupan saat bayi tersebut dimakamkan secara adat.

Sang ibu kini mendapat perawatan intensif karena komplikasi saat melahirkan. Sementara sang nenek buyut kini ditahan dengan tuduhan percobaan pembunuhan.

Berdasarkan keterangan polisi, keluarga itu mengaku bahwa mereka memang belum melaporkan kematian si bayi kepada pihak berwenang, tetapi mereka meyakini telah mengikuti adat istiadat tradisional jadi mereka tidak keberatan menunjukkan di mana dia dikuburkan.

“Bayi itu dimakamkan sekitar jam 2 siang tetapi kami hanya dipanggil untuk menyelidiki insiden tersebut pada malam itu. Ini mengkhawatirkan karena sudah berjam-jam berlalu setelah kejadian,” kata Pimpinan Polisi Militer Canarana, João Paulo Bezerra do Nascimento, Jumat (8/6/2018).

"Pada saat kami tiba, kami tidak pernah berharap menemukan anak itu dalam keadaan hidup."

João prihatin dengan cara keluarga itu menangani situasi tersebut dan menyatakan terkejut dengan selamatnya si bayi.

“Apa yang paling mengejutkan bagi saya adalah bagaimana gadis kecil itu bertahan hidup di bawah tanah selama delapan jam. Ini adalah suatu keajaiban,” ujarnya.

“Kami sedang menggali lubang ketika kami tiba-tiba mendengar tangisan kecil di bawah tanah dan kami menyadari bahwa dia masih hidup. Itu adalah momen yang mendebarkan dan tak terlupakan.”