Kisah Tragis Pebisnis Ganteng Meninggal Akibat Ponsel Meledak

Nazrin Hassan (Malaysia Chronicle)
19 Juni 2018 17:30 WIB Chelin Indra Sushmita Viral Share :

Solopos.com, SOLO – Seorang pengusaha asal Malaysia, Nazrin Hassan, meninggal dunia akibat ledakan ponsel yang sedang di-cash di kamar tidurnya. Saat ledakan itu terjadi, pria berusia 45 tahun itu sedang tertidur pulas. Insiden mengerikan itu terjadi pada Kamis (14/6/2018).

Dikutip dari The Independent, Selasa (19/6/2018), perusahaan yang dikelolanya, Cradle Fund Snd Bhd, menegaskan kematian Nazrin Hassan yang menjabat sebagai CEO disebabkan oleh komplikasi dari luka ledakan. Pernyataan ini sekaligus menepis isu yang menyebut Nazrin Hassan meninggal akibat smoke inhalation atau terlalu banyak menghirup asap.

"Laporan post-mortem menyimpulkan bahwa penyebab kematian Nazrin Hassan adalah komplikasi dai luka akibat ledakan ponsel yang di-charge," demikian pernyataan resmi dari perusahaan Cradle Fund Snd Bhd.

Nazrin Hassan ditemukan meninggal di rumahnya di kawasan Mutiara Damansara, Malaysia, Kamis siang. Pemadam kebakaran mengaku menerima panggilan sekitar pukul 12.30 siang waktu Malaysia. Mereka bergegas mengirimkan dua mobil lengkap dengan 14 petugas untuk memadamkan api di rumah Nazrin Hassan.

Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api di rumah Nazrin Hassan dalam waktu sekitar 15 menit. Berdasarkan keterangan polisi sekitar 30 persen tubuh Nazrin Hassan mengalami luka bakar. Komplikasi dari luka itulah yang akhirnya disimpulkan sebagai penyebab kematiannya.

Nazrin Hassan diketahui memiliki dua ponsel, yakni Blackberry dan Huawei. Namun, pihak keluarga tidak mengetahui mana ponsel yang meledak. Nazrin Hassan yang telah bekerja selama 15 tahun di perusahataan startup Cradle Fund Snd Bhd meninggalkan satu istri dan empat anak.

"Cradle telah kehilangan orang jenius, visioner, dan kreatif. Kami sangat beruntung pernah bekerja sama dengan Nazrin," kata salah satu pegawai di Cradle Fund Snd Bhd mengenang Nazrin Hassan.

 

Tokopedia