Hendak Makamkan Ibunya, Pria Toraja Tewas Tertimpa Peti Jenazah

Detik/detik peti jenazah terjatuh dan menimpa pengangkutnya (Instagram)
21 Juni 2018 00:10 WIB Muhammad Rizal Fikri Viral Share :

Solopos.com, TORAJA UTARA – Kisah tragis terjadi di sebuah prosesi pemakaman yang menjadi adat di Toraja Utara, Sulawesi Selatan.Putra jenazah yang sedang menjalani prosesi adat tewas tertimpa peti mati berisi jenazah ibunya.

Video amatir yang merekam detik-detik peristiwa tragis itu viral di media sosial (medsos). Salah satunya diunggah di akun Instagram @makassar_iinfo, Jumat (15/6/2018). Dalam foto itu tampak beberapa pria bergotong-royong mengangkat peti mati. Nahas, selangkah sebelum peti sampai temapt yang dituju, tangga roboh, puluhan pria terjatuh hingga ada yang tertimpa peti mati.

Dilansir Liputan6.com, Sabtu (16/6/2018), prosesi pemakaman yang menjadi adat di Toraja Utara itu disebut dengan Rambu Solo. Pada Jumat siang, warga Toraja Utara bergotong-royong melaksanakan Rambu Solo sebagai prosesi pemakaman salah satu warga bernama Berta Kondorura.

Peristiwa nahas itu terjadi di sesi Ma’palao salah satu rangkaian Rambu Solo di mana peti jenazah digotong dari Rumah Tongkonan untuk dinaikkan ke Lakkean.

“Saat Ma’palao, peti jenazah digotong naik ke Lakkean, tangga bambu roboh, padahal peti nyaris sampai ke atas,” cerita salah satu saksi mata bernama Natalie, seperti dikutip Liputan.com.

Salah satu putri mendiang Berta adalah Samen Kondorura yang ikut mengangkat peti jenazah ibunya. Samen mengangkat peti di bagian belakang. “Pak Samen berada di bagian belakang peti, makanya pas jatuh dia tertimpa peti,” tambah Natalie.

Dalam video amatir yang diamati Solopos.com, setelah tangga bambu roboh dan peti jenazah jatuh. Warga tampak histeris melihat ada korban luka. Bahkan di salah satu video tampak pria dewasa yang sudah tak berdaya sedang berusaha dievakuasi warga.

Berdasarkan keterangan Kapolres Toraja, AKBP Julianto P Sirait, kepala Samen tertimpa peti. “Iya kades sempat menginformasikan ke pihak kepolisian, korban tertimpa peti di bagian kepala. Samen sempat dilarikan ke Rumah Sakit Elim Rantepao, namun nyawanya tak tertolong,” ucap Julianto.

Berdasarkan keterangan Julianto, pihak keluarga sudah ikhlas dengan peristiwa ini dan polisi sudah memastikan kisah tragis itu murni kecelakaan.

 

 

Angkat Jenazah Ibu, Pria Ini Tewas pada Pesta Rambu Solo di Toraja Utara Satu warga tewas pada perayaan pesta Rambu Solo di Tongkonan Batu, Sesean, Jumat (15/6/2018). Adalah Samen Kondorura yang mati tertimpa peti jenazah ibu kandungnya, Berta Kondorura. . "Dimana saat itu sedang berlangsung giat rambu solo ', ma'palao Alm. BERTA KONDORURA yang merupakan ibu kandung dari Alm. SAMEN KONDORURA, yang rencananya besok akan berlangsung giat menerima tamu," begitu kutipan Surat edaran Kapolres Tanah Toraja yang dipercantik Rakyatku.com. . Ma'palao merupakan sesi pengangkatan jenazah dari dalam rumah ke Lakkean. Pada proses ini tangga tidak dapat menahan berat orang yang mengusung peti mayat. . Tiba-tiba tangga bergeser dan jatuh dari pijakannya. Peti jenazah ikut terjatuh dan menimpa pria 40 tahun itu di bagian depan. . "Korban mulai dilarikan ke Rumah Sakit Elim Rantepao. Namun, kata keluarga, sudah tidak tertolong lagi." . Dari laporan yang diterima, pihak keluarga telahmenerima kepergian Samen atas dasar kecelakaan. (Rakyatku.com) . . . . . Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel

A post shared by MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on Jun 15, 2018 at 7:45am PDT