Pria India Melukis Pakai Mesin Jahit, Hasilnya Bikin Kaget

Arun Kumar Bajaj memamerkan salah satu lukisannya (Facebook)
23 Juni 2018 07:10 WIB Muhammad Rizal Fikri Viral Share :

Solopos.com, PATIALA – Pria asal Patiala, India bernama Arun Kumar Bajaj, 35, memiliki kemampuan yang disebut-sebut hanya dirinya satu-satunya orang yang bisa melakukan hal itu. Arun adalah pelukis, namun caranya melukis membuatnya spesial. Ia melukis menggunakan mesin jahit.

Dilansir Odditycentral, Jumat (15/6/2018), Arun merupakan putra dari seorang penjahit. Sejak kecil ia memiliki kemampuan lebih dalam hal menggambar dan melukis. Dia terpaksa putus sekolah di usia 15 tahun setelah ayahnya meninggal dunia. Arun melanjutkan bisnis menjahit yang dibangun ayahnya.

Meski harus menjahit, Arun tak berhenti mengasah kemampuannya dalam seni lukis. Dia berlatih melukis menggunakan mesin jahit. “Saya telah menjahit sejak 23 tahun terakhir, setidaknya sejak usia 12 tahun. Meski harus putus sekolah diusia 15 tahun dan fokus menjahit, aku tak berhenti melukis. Akhirnya aku menggabungkan dua seni, melukis dan menjahit,” terang Arun seperti dikutip Odditycentral.

Arun mengaku tak bisa hanya menjadi penjahit selama hidupnya. Dia memiliki obsesi menjadi seorang yang dikenal dunia. Meski demikian, obsesinya itu sempat memosisikan keluarganya diambang kebangkrutan.

Meski demikian, kegigihan Arun terbayar. Kini karyanya sudah mendunia. Apa yang dilakukannya mirip seorang yang membordir, namun mesin yang dipakai Arun menjadikan dia satu-satunya orang yang membordir dengan mesin jahit.

“Melukis dengan mesin jahit membutuhkan ketepatan. Sekali benang terjahit, tak bisa dilepas lagi. Saya juga tak pernah menumpuk jahitan, dengan begitu hasil akhir menjadi lebih realistis,” tambah Arun.

Arun melukis wajah tokoh terkenal atau adegan cerita populer. Salah satu yang paling populer adalah lukisan Dewa Krishna yang memakan waktu pembuatan sampai tiga thaun dan menghabiskan lebih dari 28.000 meter benang.

Wikipedia mencatat lukisan Dewa Krishna masuk dalam buku Rekor India pada 4 Februari 2015. Setahun kemudian karya itu masuk Rekor Unik Dunia. Karya Arun dijual dengan harga mulai Rp3 jutaan hingga Rp2 miliar.