Viral! Model Belgia Bugil Dekat Tembok Ratapan Yerusalem, Dikecam

Marisa Papen berpose telanjang di dekat Tembok Ratapan, Kota Tua, Yerusalem, Palestina. (Instagram/marisapapen.for.real)
28 Juni 2018 21:09 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, YERUSALEM — Seorang wanita model asal Belgia, Marisa Papen, melakukan aksi nekat dengan berpose telanjang dekat Tembok Ratapan, Kota Tua, Yerusalem, Palestina. Aksi nekatnya itu kemudian menjadi viral saat Marisa Papen mengunggah foto telanjangnya tersebut ke akun Instagramnya, @marisapapen.for.real, Minggu (24/6/2018).

Aksi nekat tersebut kemudian menuai kecaman dari publik dunia maya (netizen). Pasalnya, Tembok Ratapan merupakan tempat suci bagi orang Yahudi dan aksi telanjang di dekatnya sangat tak dibenarkan netizen. Selain itu, Tembok Ratapan juga terletak di dekat Masjid Kubah Batu di kompleks Majsidil Aqsha.

Dilaporkan Thesun.co.uk, Rabu (27/6/2018), Marisa Papen bersama fotografernya sempat memita izin kepada seorang warga di dekat Tembok Ratapan untuk bisa berfoto di atapnya. Ia juga mengaku sempat berbincang dan minum teh bersama warga tersebut sebelum berfoto di atap rumah.

"Kami bercakap-cakap dengan seorang pria super ramah, yang ternyata adalah muslim dan dia mengundang kami ke rumahnya di mana kami minum kopi dan teh," ujar model asal Belgia tersebut.

Saat berada di atap untuk melakukan sesi foto, Marisa sempat meminta izin kepada pemilik rumah untuk bisa berfoto telanjang. "Saya masih harus menjelaskan bahwa saya ingin melepas pakaian saya untuk sebuah gambar," lanjutnya.

Marisa mengungkapkan pose telanjang merupakan hal yang wajar dan tak perlu diperdebatkan. Namun demikian, ia tetap mendapatkan hujatan netizen karena dianggap menghina suatu agama.

Menanggapi hujatan itu, Marisa tak ambil pusing dan justru melontarkan pernayataan kontroversial atas aksinya yang menjadi viral di medsos tersebut. "Agama semakin mengubah umat manusia menjadi segerombolan binatang. Saya pikir agama telah memainkan peran besar dalam hal ini, jadi dengan mengekspresikan seni saya di lokasi ini, serta di Mesir, saya berharap untuk mematahkan stigma ini," tandasnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan The Western Wall Heritage Foundation sebagai pengelola Tembok Ratapan, Shmuel Rabinovich, menyatakan pemotretan Marisa tersebut merupakan insiden serius. "Foto itu diambil pada salah satu atap yang menghadap ke Tembok Ratapan dan Masjid Kubah Batu di alun-alun Tembok Barat," katanya pada Thetimesofisrael.com, Rabu (27/6/2018).

Menurutnya, aksi nekat model asal Belgia tersebut telah menodai kesucian Tembok Ratapan. "Ini merupakan insiden memalukan, suram, dan menyedihkan, yang menodai kesucian lokasi dan perasaan mereka yang mengunjungi tempat-tempat suci," imbuhnya.

Marisa Papen memang merupakan model yang kerap berpose telanjang dan memamerkannya di akun Instagramnya. Bahkan, ia pernah ditangkap di Mesir pada 2017 silam karena berpose telanjang di beberapa kuil.