Video Polisi Tendang Wanita di Bangka, Apapun Alasannya Tetap Dikecam

Video polisi menganiaya wanita di sebuah swalayan di Babel. (Youtube - Gracia Ileana)
13 Juli 2018 16:45 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, PANGKALPINANG — AKBP Yusuf, nama polisi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubid Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung tersebut ramai dibicarakan publik dunia maya (netizen). Viralnya nama AKBP Yusuf itu terjadi karena video amatir yang merekam aksi main hakim sendiri terhadap seorang wanita dan anak.

Aksi Yusuf itu dilakukan di minimarket miliknya di Jl. Selindung, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, Rabu (11/7/2018) malam. Yusuf menuding wanita tersebut telah mencuri di tokonya bersama sejumlah orang lainnya.

Saat melakukan interogasi, AKBP Yusuf yang menganakan kaus oranye bertuliskan "Polisi" pada bagian punggungnya menendang ke arah wajah si wanita. Bukan hanya itu, Yusuf juga tampak memukulkan sandal ke kepala wanita yang dia interogasi.

Jumat (13/7/2018), Yusuf telah dicopot dari jabatannya sebagai Kasubid Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung karna aksi main hakim sendiri tersebut. Bukan hanya itu, aksi nekat polisi berpangkat dua melati itu juga memicu kemarahan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bangka Belitung AKBP Abdul Munim mengatakan perbuatan Yusuf terhadap dua perempuan dan anak itu karena dugaan pencurian. Menurut Munim, kedua wanita dan anak itu diduga berkomplot untuk melakukan aksi kejahatan di toko sehingga memicu kekesalan Yusuf.

Sejumlah netizen yang menonton video viral tersebut tetap tak membenarkan kelakuan Yusuf. Berbagai macam cibiran dilontarkan netizen terhadap Yusuf.

"Kesalahannya ya berada pada polisi dan si ibu itu, walaupun ibu itu mencuri ya diperlakukan selayaknya jangan menggunakan kekerasan cukup interogasi dan dibawa ke pihak yang berwajib," ungkap pengguna akun Instagram @nikosuwitajaya_.

"Bukan polisi yang Humanis. Ini arogan, tidak sesuai dengan harapan kapolri," tulis pengguna akun Instagram @sambudinugroho.

"Beginilah kalau aparat terlalu ditakuti," timpal pengguna akun Instagram @ags_barabere.

Terlepas dari video viral itu, aksi nekat Yusuf itu ternyata menelan tiga korban sekaligus. Ketiga korban itu adalah Desy, 42, yang ditendang wajahnya, Atmi, 41, yang dipukul kepalanya, serta AR, 12, dipukul wajahnya.

Tokopedia