Video Polisi Gadungan di Jakarta Diamankan

Polisi gadungan berinisial J (kanan) diperiksa polisi di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Minggu (15/6 - 2018). (Instagram/@tmcpoldametro)
17 Juli 2018 21:40 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, JAKARTA — Satu polisi gadungan yang melakukan pemungutan liar (pungli) di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan, DKI Jakarta berhasil dicokok dan diamankan di Mapolda Metro Jaya, Minggu (15/6/2018). Video pemeriksaan dan pengamanan polisi gadungan itu kini viral dan ramai dibicarakan netizen di media sosial.

Video tersebut kali pertama diunggah di akun Instagram milik Traffic Management Centre Polda Metro Jaya, @tmcpoldametro. Berdasarkan video yang diunggah, tampak dua aparat memeriksa seorang berseragam lengkap layaknya polisi lalu lintas dan mengenakan kacamata hitam.

Tokopedia

Saat diperiksa, pria yang berlagak seperti polisi itu mampu menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) Polri. Namun pria bertubuh gempal itu akhirnya mengaku bahwa KTA yang ia tunjukkan merupakan milik ayahnya.

Aparat memastikan bahwa pria yang diperiksa itu adalah polisi gadungan. "Polri amankan Polisi gadungan di Jalan Layang Casablanca Jaksel. Pelaku diamankan ke Polda Metro Jaya.," tulis pengelola akun Instagram @tmcpoldametro.

Masih Mahasiswa

Setelah digelandang ke Mapolda Metro Jaya, polisi gadungan itu diketahui berinisial J, 20, dan masih berstatus sebagai mahasiswa. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan J kerap kali menguti uang senilai Rp50.000 dari pengguna jalan yang tak bisa menunjukkan surat kendaraan yang digunakan.

"Pelaku langsung memberhentikan dan menanyakan surat-surat kelengkapan pengemudi tersebut dan apabila tidak bisa menunjukkan surat-surat tersebut, setiap mobil yang diberhentikan olehnya dimintai uang sejumlah Rp50.000," ujar Argo seperti dikutip Solopos dari Okezone, Senin (16/7/2018).

Argo mengatakan J sudah melakukan melakukan aksinya tersebut sebanyak tiga kali untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mahasiswa yang kini viral karena tertangkap basah menjadi polisi gadungan itu mengaku membeli atribut kepolisian di Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Hukuman

Atas perbuatan tersebut, polisi gadungan yang video penangkapannya kini viral itu sedang menjalani pemeriksaan dan terancam Pasal 378 KUP Tentang Penipuan. "Pelaku terancam pasal 378 KUHP tentang penipuan," ujar Argo.