Ngeri! Gelombang Laut Selatan Sapu Tenda Camping

Gelombang pasang di Pantai Greweng, Gunung Kidul (Instagram/triheruwiyono_)
17 Juli 2018 22:00 WIB Chelin Indra Sushmita Viral Share :

Solopos.com, SOLO – Camping merupakan aktivitas luar ruangan yang banyak dilakukan oleh anak muda. Bukan hanya di gunung, kegiatan ini juga umum dilakukan di pantai. Deburan ombak ditambah pemandangan laut yang indah membuat kegiatan camping semakin menyenangkan.

Tapi, perhatikan cuaca dan kondisi alam di sekitar Anda ketika hendak camping. Jangan sampai kegiatan yang semestinya menggembirakan berubah jadi menyedihkan. Seperti terlihat dalam video viral yang diunggah pemilik akun Instagram @triheruwiyono, Selasa (17/7/2018).

Tokopedia

Video itu memperlihatkan sejumlah pemuda panik menyelamatkan tenda dan barang-barang yang telah ditata rapi untuk camping akibat gelombang air laut yang sangat tinggi. Gelombang pasang itu menyapu tenda milik para pemuda yang berada di Pantai Greweng, Gunung Kidul.

"Hati-hati nek ngecamp di pantai. Untung aku pas ngecamp kemarin enggak pasang kayak gini. Ini kejadian kapan aku enggak tahu. Tapi, ada yang bilang katanya ini kejadian Minggu 15 Juli 2018 kemarin," tulis @triheruwiyono_ sebagai keterangan video.

Warganet yang melihat video itu langsung memberi beragam komentar. Mereka pun saling mengingatkan agar tidak ada korban dari kejadian serupa. "Selalu waspada dan hati-hati. Ingat cuaca di laut lagi enggak bersahabat," komentar @ini_jogja.

"Kalau mau ngecamp jangan pas purnama. Tenda pasangnya jangan terlalu dekat dengan bibir pantai," imbuh @setopann.

"Aku minggu kemarin habis dari pantai. Memang ombaknya gede. Kata yang jualan di sana memang lagi pasang. Habis dari Pantai Greweng ke Jungwok sama teman-teman hampir keseret ombak juga. Mana sama anakku masih kecil lagi. Kalau ingat pengin nangis," imbuh @isti.kho.7.

"Itu kejadian di Pantai Greweng, bukan Sedahan. Itu yang teriak saya. Alhamdulillah selamat. Tapi, dari teman-teman dari grup sebelah ada yang kehilangan kompor, tas, ponsel, dan lain-lain," lanjut @ahmadmusthofaaziz.