Heboh Google Maps Tangkap Penampakan Pesawat di Perairan Sumbar

Penampakan pesawat dari Google Maps. (Istimewa)
20 Juli 2018 03:10 WIB Newswire Viral Share :

Solopos.com, JAKARTA - Belum lama ini, gambar pesawat di perairan Sumatera Barat sempat menghebohkan publik dunia maya. Para warganet menduga jika gambar tersebut merupakan pesawat yang jatuh.

Namun, anggapan mengenai jatuhnya pesawat ditampik oleh Airnav Indonesia selaku penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan. "Tidak ada pesawat jatuh. Mungkin bisa dicek itu Google Earth fotonya kapan. Kemungkinan saat foto ada pesawat yang melintas," ujar Humas Airnav dilansir Okezone, Kamis (19/7/2018).

Tokopedia

Sementara itu, menilik akun Instagram @Infosumbar juga menuliskan penjelasan tentang munculnya objek tersebut. "Peristiwa serupa juga muncul di Danau Nokomi dan Danau Harriet. Kenapa ini bisa terjadi. Salah satu tim Google Maps, Susan Cadrecha menjelaskan bahwa gambar yang ada di google maps atau google earth merupakan gabungan dari beberapa gambar," tulis akun tersebut.

 

Sedang Heboh penampakan pesawat di perairan Pantai Padang tepatnya dekat Pulau Pisang Gadang, Pantai Air Manis. Berikut penjelasannya. Silahkan dishare: Peristiwa serupa juga muncul di Danau Nokomi dan Danau Harriet. Kenapa ini bisa terjadi. Salah satu tim Google Maps, Susan Cadrecha menjelaskan bahwa gambar yang ada di google maps atau google earth merupakan gabungan dari beberapa gambar. Objek yang bergerak cepat seperti pesawat memang sering masuk dalam google maps atau google earth ketika saat pengambilan gambar pesawat tersebut lewat. Nah, kenapa di Air Manis bisa terjadi alasannya serupa. Titik tersebut merupakan daerah yang di lalui pesawat sebelum mendarat di Bandara Internasional Minangkabau. Jadi saat pengambilan foto google maps, ada pesawat melintas dan bayangnya objeknya di air tercapture. Begitu kira-kira.

A post shared by SUMBAR (@infosumbar) on Jul 16, 2018 at 7:55am PDT

Lebih lanjut, objek yang bergerak cepat seperti pesawat memang sering masuk dalam Google Maps atau Google Earth ketika pengambilan gambar. "Nah, kenapa di Air Manis bisa terjadi alasannya serupa. Titik tersebut merupakan daerah yang dilalui pesawat sebelum mendarat di Bandara Internasional Minangkabau. Jadi saat pengambilan foto Google Maps, ada pesawat melintas dan bayangnya objeknya di air tercapture," jelas akun Instagram itu.

Sumber : Okezone