Mata Pria Subang Bengkak Gara-Gara Mobile Legend

Deden Kusumah, pria yang mengalami sakit mata setelah kecanduan bermain ponsel dan gim Moblie Legend. (Facebook/AaDeden Kusumah)
22 Juli 2018 16:10 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, SUBANG - Seorang pria asal Pagaden Baru, Kabupaten Subang, Jawa Barat mengalami kisah tragis setelah terlalu sering bermain gim Mobile Legend melalui ponselnya. Pria tersebut kemudian mencurahkan perasaannya setelah mengalami kisah tragis itu melalui akun Facebooknya, AaDeden Kusumah, Rabu (18/7/2018).

Ia mengaku menjadi korban radiasi layar ponsel karena sering bermain ponsel dan memainkan gim Mobil Legend. "Bukan berantem sama orang apa lagi sama pacar. Oke ini saya jadi korban radiasi HP ya jujur saya suka begadang dan hiburan Main Mobile Legend dll-nya saya tidak tahu bahwa efeknya on terus layar HP dan main game akan separah ini," ungkapnya dengan menyertakan foto.

Tokopedia

Berdasarkan foto yang diunggah, memang tampak kelopak mata pria yang mengaku bernama Deden Kusumah itu memerah. Bukan hanya itu, mata Deden juga tampak berlinang air mata.

Ia mengaku telah memeriksakan matanya tersebut ke dokter. Hasilnya, Deden yang mengalami kisah tragis tersebut disarankan untuk istiarahat dan berhenti menggunakan ponsel untuk sementara waktu.

Meski mengaku sudah membaik setelah memeriksakan matanya ke dokter setelah sebelumnya matanya untuk dibuka dan terus mengeluarkan air mata. "Alhamdulilah mata saya bisa terbuka pas tadi susah setiap dibuka selalu mengeluarkan air mata. Terus mengalir," beber Deden Kusumah.

Ia menjelaskan gejala yang ia alami sebelum memeriksakannya ke dokter dimulai dara rasa gatal pada mata berlanjut ke rasa perih dan panas. Belum berhenti sampai di situ, mata Deden juga terasa berat dan mengeluarkan air mata saat dipejamkan.

Sontak kisah tragis yang dialami Deden tersebut menjadi viral di media sosial Facebook. Hingga Minggu (22/7/2018), kisah tersebut telah dibagikan tak kurang dari 5.638 kali.

Deden berharap kisah tragis yang ia alami bisa dijadikan pelajaran bagi semua orang yang kecanduan bermain ponsel. Ia menegaskan biaya pengobatan mata yang harus ia bayar lebih mahal dibandingkan harga smartphone kelas menengah.