Heboh Ospek Berbau Pelecehan Seksual di Universitas di Manado, BEM Minta Maaf

ilustrasi pencabulan. (Solopos/Whisnu Paksa)
24 Juli 2018 17:42 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, MANADO — Video yang memuat kegiatan ospek mahasiswa yang diduga dilakukan di salah satu perguruan tinggi di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) kini menjadi viral di media sosial. Bukan tanpa sebab, netizen ramai menyoroti video ospek tersebut karena dianggap memuat pelecehan seksual.

Video tersebut kali pertama mencuat di akun istagaram penyebar gosip-gosip selebritas, @lambe_turah, Senin (23/7/2018). Berdasarkan video yang diunggah, tampak sejumlah laki-laki berbaju merah dan bercelana hitam dalam posisi tiduran dengan posisi kepala berada di selangkangan pria lain yang juga berpakaian sama.

Tokopedia

Di sisi lain, ada beberapa orang yang berteriak seolah-olah meneriaki pria yang berada dalam posisi tiduran itu. "Miris yes, ada ospek begini amat di salah satu universitas. Bahkan ospek begini bisa dikatakan udh menjurus ke tindakan asusila yes," tulis pengelola akun Instagram @lambe_turah.

Namun selang beberapa saat, video tersebut sudah lenyap dari akun Instagram tersebut. Meski begitu, video itu terlanjur viral dan diunggah ulang di sejumlah media sosial, termasuk di beberapa saluran Youtube.

Video ospek mahasiswa tersebut kemudian ramai menuai kritik pedas dari netizen. Tak sedikit yang menduga ospek yang memuat aksi pelecehan seksual itu terjadi di salah satu perguran tinggi ternama di Manado. "Seniornya, ospek kok kayak gitu, usut tuntas ini," ungkap Amel Amelia.

"Bodoh sekali. Otak dipakai dong," tulis Hukma Reni Kusuma.

"Memang ini Unsrat [Universitas Sam Ratulangi]," tulis Rani Frisilia Kalangit.

Hingga kini, video tersebut sudah terlanjur viral dan ditonton netizen melalui berbagai macam media sosial. Meski begitu, di laman resmi Universitas Sam Ratulangi, belum ada publikasi keterangan resmi dari pihak kampus tersebut mengenai dugaan ospek berbau pelecehan seksual tersebut.

Sementara itu, laman Tribunnews.com memberitakan permintaan maaf dari Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Chris Tumbel, atas adegan di Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB) itu. Selain meminta maaf secara terbuka terhadap pihak yang dirugikan, Christ juga meminta maaf kepada Dekan FH Unsrat atas kasus itu. Selain itu, panitia yang terlibat dalam adegan tersebut sudah dijatuhi sanksi dan dikeluarkan dari kepanitiaan ospek.