Wanita Amerika Berlagak Perang di Pesawat Korsel

Wanita asal AS yang terlibat keributan di pesawat Korean Air di Bandara Internasional Incheon, Korsel, Jumat (27/7 - 2018). (Nextshark.com)
06 Agustus 2018 05:00 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, INCHEON — Wanita berkebangsaan Amerika Serikat (AS), salah satu penumpang pesawat Korean Air di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan (Korsel) dengan tujuan San Francsisco, AS melahirkan kisah unik saat terlibat keributan dengan kru pesawat sebelum berangkat, Jumat (27/7/2018). Uniknya, wanita yang tak disebutkan namanya itu berteriak dan berlagak seperti prajurit yang sedang berperang saat ribut dengan kru pesawat.

Kisah unik itu terekam kamera dan menjadi viral di medai sosial setelah diunggah di akun Facebook Korea Joong Ang Daily. Dikutip dari Nextshark.com, Minggu (5/8/2018), keributan di pesawat Korean Air itu terjadi saat si wanita yang sebenarnya memiliki tiket kelas ekonomi duduk di kursi kelas bisnis.

Tokopedia

Saat kru pesawat memintanya pindah, wanita itu justru bergeming. Saat dipaksa pindah dari kursinya, wanita itu berteriak dan berlagak seperti prajurit sedang berperang.

Ia bahkan meminta kru pesawat melepaskannya dengan kalimat prajurit yang sedang tertangkap. "Lapor komandan! Gencatan senjata, gencatan senjata," ujar wanita tersebut seperti pada video yang beredar.

Bukannya dipindahkan ke kursi yang semestinya, kru pesawat justru mengeluarkan wanita tersebut agar keributan di dalam pesawat cepat selesai. Setelah keluar pesawat, wanita tersebut langsung diantar ke rumah sakit jiwa terdekat.

Allkpop.com melaporkan polisi setempat menduga wanita AS yang melahirkan kisah unik dengan tingkahnya itu mengalami gangguan jiwa. "Wanita itu dipindahkan ke rumah sakit terlebih dahulu karena dia tampaknya menderita penyakit mental. Kami berencana untuk menyelidikinya segera setelah selesai diperiksa di rumah sakit," ungkap polisi yang tak disebutkan namanya.

Kisah yang terlanjur viral itu memicu warganet ramai mengomentari video yang diunggah di akun Facebook Korea Joong Ang Daily. Namun pemilik akun Facebook tersebut sudah menghapus video yang terlanjur viral itu.