4 Kali Baca Ayat Kursi, Imam di Bali Lanjutkan Salat Saat Gempa Lombok

Imam di Masjid As Syuhada, BLK, Jl. Imam Bonjol, Kota Denpasar, Bali yang tetap melanjutkan salat meski gempa bumi mengguncang, Minggu (6/8 - 2018) malam. (Facebook/Masjid As Syuhada Blk)
06 Agustus 2018 12:30 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, SOLO — Gempa bumi berkekuatan 7,0 skala Richter mengguncang wilayah NTB dan terasa hingga Bali dan sebagian Jawa Timur (Jatim), Minggu (5/8/2018). Di balik musibah tersebut, ada kisah inspiratif yang ditorehkan seorang imam salat di salah satu masjid di Bali.

Seorang imam salat di Masjid As Syuhada, BLK, Jl. Imam Bonjol, Kota Denpasar, Bali tetap melanjutkan salatnya meski gempa bumi mengguncang dan membuat bangunan masjid juga bergoyang-goyang. Video yang memuat kisah inspiratif itu disiarkan secara langsung di akun Facebook milik masjid tersebut.

Pada saat gempa bumi mengguncang, beberapa makmum pun berlari keluar masjid meski ada sebagian kecil yang tetap melanjutkan salat. Imam yang melanjutkan salat bersama beberapa orang kemudian membaca Ayat Kursi setelah selesai membaca Surat Al-Fatihah.

Sang imam bahkan sampai mengulang permulaan ayat Kursi hingga empat kali. Jemaah yang tersisa segera merapatkan shaf kosong. Imam kemudian melanjutkan bacaan salat berjemaah hingga selesai.

Video berdurasi 14 menit 13 detik itu lantas menjadi viral di tengah-tengah sorotan netizen terhadap bencana gempa bumi di Lombok. Banyak yang memuji keputusan imam Masjid As Syuhada, BLK yang melanjutkan salat meski sedang terjadi gempa bumi.

Meski baru diunggah semalam, video tersebut sudah ditonton tak kurang dari 100.000 kali dan telah dibagikan lebih dari 3.200 kali. Bukan hanya itu, video viral yang memuat kisah inspiratif di tengah gempa bumi NTB itu juga mendapatkan sedikitnya 5.100 tanda suka.