Larang Sepeda Motor Lintasi Trotoar, Pejalan Kaki Malah Dipukuli

Insiden pemukulan pejalan kaki di trotar. (Facebook/Koalisi Pejalan Kaki)
08 Agustus 2018 13:30 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, SOLO — Video yang menunjukkan aksi pemukulan seorang pengendara sepeda motor terhadap pejalan kaki di suatu trotoar viral dan ramai dibicarakan di media sosial. Padahal, pejalan kaki itu sebelumnya memperingatkan si pengendara sepeda motor untuk tidak melintasi trotoar yang notabene adalah perlintasan para pejalan kaki.

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, video viral itu kali pertama diunggah di akun Instagram @trotoarian, Selasa (8/8/2018). Di akun Instagram tersebut dijelaskan kejadian itu terjadi di trotar Jl. Jatiwaringin, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Senin (6/8/2018) malam.

Tokopedia

"Berawal dari pejalan kaki tersebut yang menegur si Ibu pengemudi ojek online untuk tidak berjalan di atas trotoar dan kembali ke jalan raya sebagaimana mestinya. Namun, tampaknya si ibu tidak terima ketika ditegur dan langsung memukul pejalan kaki dengan menggunakan helm dan menampar pejalan kaki dengan tangannya," beber pengelola akun Instagram @trotarian.

Video viral itu kemudian menyebar di berbagai akun media sosial, salah satunya di halaman Facebook Koalisi Pejalan Kaki. "Pejalan kaki dipukuli pengendara ojek online di trotoar," tulis pengelola halaman Facebook tersebut pada keterangan video.

Pada video itu memang tampak beberapa pengendara sepeda motor melintasi trotoar dan diperngatkan seorang pejalan kaki sembari merekam video menggunakan kamera ponselnya. Namun salah satu pengendara sepeda yang melintas justru tak terima dan menantang si pejalan kaki. Aksi pemukulan pun dilakukan si pengendara sepeda motor terhadap si pejalan kaki yang memperingatkannya.

Sementara itu, salah satu anggota Koalisi Pejalan Kaki, Nurul, mengaku video tersebut diunggah sebagai peringatan terhadap pengguna jalan agar tak lagi menyalahgunakan trotar. "Saya kurang tahu persisnya lokasi kejadian. Kalau video itu sih diunggah biar buat cerminan saja kepada pengguna jalan," ungkap Nurul kepada Solopos.com melalui sambungan telepon, Rabu (8/8/2018) siang.

Sebagai anggota Koalisi Pejalan Kaki, Nurul menambahkan perilaku buruk masyarakat yang menyalahgunakan trotoar itu sebenarnya dipicu tak tegasnya pihak berwenang. Ia mencontohkan ada aparat yang justru juga menyalahgunakan trotoar.

"Sebenarnya yang salah itu aparat terkait ya, mereka terkadang juga memberikan contoh yang buruk kepada masyarakat. Seperti dulu ada aparat yang justru parkir mobil di trotoar Jl. Wahid Hasyim Jakarta," ungkapnya.

Video pemukulan pejalan kaki di trotoar itu kini viral dan ramai dikomentari netizen dengan berbagai pendapat mereka. Sehari setelah diunggah, video tersebut sudah ditonton tak kurang dari 1,6 juta kali di halaman Facebook Koalisi Pejalan Kaki.