Ditilang, Pengguna Trotoar Banting Motor

Capture video viral pria banting sepeda motor karena ditilang (Instagram/ics_infocegatansolo)
10 Agustus 2018 19:40 WIB Chelin Indra Sushmita Viral Share :

Solopos.com, SOLO – Trotoar di hampir seluruh wilayah di Indonesia kini sudah tidak lagi nyaman dipakai bagi pejalan kaki. Lihat saja, trotoar di sejumlah kota besar di Indonesia telah beralih fungsi sebagai tempat pedagang kaki lima berjualan, parkir, bahkan dipakai melintas pengendara sepeda motor saat kondisi jalan macet.

Peraturan pemerintah yang menjamin adanya ketertiban dan keamanan pengguna jalan nyatanya tidak dijalankan dengan baik. Buktinya, masih ada saja orang yang menyalahgunakan penggunaan trotoar. Seperti seorang pengendara sepeda motor yang terekam video viral di akun Instagram @ics_infocegatansolo, Jumat (10/8/2018).

Tokopedia

Video itu memperlihatkan aksi seorang pengendara sepeda motor matik yang nekat melintas di trotoar saat jalanan macet. Pengendara sepeda motor tak dikenal itu ditegur oleh polisi lalu lintas yang tengah bertugas. Bukannya mengakui kesalahan, si pengendara sepeda motor malah mengamuk dan membanting sepeda motornya.

Pria yang mengendarai sepeda motor itu juga membanting helm yang dipakainya sambil berjalan pergi meninggalkan polisi yang menilangnya. Sementara si polisi kemudian mengamankan sepeda motor yang dibanting dan ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya.

Video viral itu mendapatkan banyak komentar dari warganet. Mereka agaknya geli melihat aksi si pengendara sepeda motor yang mengamuk tersebut. "Hahaha salah bukannya ngaku malah ngamuk. Coba itu motornya diambil enggak di kantor polisi. Aneh bapaknya ngambek begitu," komentar @irabra.

"Orang kaya bebas. Ketilang sepeda motornya dibuang, hahaha," imbuh @kukuhajisaputra_ geli.

"Apa gara-gara enggak punya SIM terus ngambek padahal udah pake helm dan lewat trotoar itu mungkin juga mau menghindari razia. Begitu lucu negeri ini sampai begitu amat," imbuh @ntyome3.

"Sumpah ngakak. Lanjutkan pak. Tindak semua yang mengambil hak pejalan kaki," sambung @farrelljvian.