Diduga Kekurangan Pakaian, Pria Korban Gempa Lombok Rela Pakai Daster

Beberapa pria mengenakan daster di salah satu pengungsian di Lombok, NTB. (Facebook/Mia Donna Donovan)
17 Agustus 2018 05:10 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, LOMBOK — Gempa bumi yang mengguncang wilayah Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya, Minggu (5/8/2018) lalu, membuat para korban di beberapa daerah di Lombok mengungsi dan meninggalkan barang-barang mereka. Sampai-sampai para pria korban gempa bumi di salah satu tempat pengungsian di Lombok rela memakai daster karena diduga kekurangan pakaian.

Kisah unik tentang sisi lain gempa bumi di Lombok itu dipaparkan pengguna akun Facebook Mia Donna Donovan, Selasa (14/8/2018) lalu. Ia menjelaskan jika para pria koban gempa bumi di Lombok, NTB sangat membutuhkan bantuan berupa pakaian.

"Pengungsi di Lombok sangat membutuhkan pakaian pria karena sumbangan pakaian bekas layak pakai kebanyakan pakaian ibu-ibu/perempuan dan anak-anak alhasil bapak-bapaknya terpaksa menggunakan pakaian yang diperuntukan wanita/ibu," ungkapnya menyertakan beberapa foto.

Berdasarkan foto yang diunggah, memang tampak sejumlah pria di tempat pengungsian mengenakan daster yang lazimnya dipakai wanita. Namun di tengah duka gempa bumi, sebagian dari mereka masih tampak menunjukkan wajah ceria.

Sontak kisah unik sebagai sisi lain gempa bumi di Lombok itu menjadi viral di media sosial. Sebagian dari warganet menilai foto pria yang mengenakan daster dan berwajah ceria itu sebagai bagian dari keceriaan di tengah musibah yang sedang melanda Lombok.

Pengguna akun Facebook Mia Donna Donovan berharap para donatur memberikan bantuan berupa pakaian pria agar mereka tak lagi mengenakan daster. "Kalau kirim bantuan pakaian ke Lombok jangan baju perempuan semua. Di Lombok juga ada bapak-bapaknya. Mereka juga butuh baju, bukan daster ya mak," harapnya.

Tokopedia