Viral! Video Ijab Kabul di Kantor Polisi Gara-Gara Rampas HP

Suasana sesuai ijab kabul di musala Mapolsek Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jatim, Jumat (24/8 - 2018). (Facebook/Yuni Rusmini)
27 Agustus 2018 16:10 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, TULUNGAGUNG — Sejoli di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim), Mohammad Fatoni dan Silviana Novi, viral di media sosial setelah melaksanakan ijab kabul di musala Mapolsek Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jumat (24/8/2018). Video ijab kabul mereka yang tampak mengharukan langsung viral dan menyebar di berbagai akun media sosial, salah satunya di akun Facebook Yuni Rusmini.

Pada video tersebut, tampak Mohammad Fatoni memeluk Silviana Novi yang baru saja ia nikahi di musala kantor polisi. Setelah berpelukan yang diwarnai dengan air mata, Fatoni langsung dibawa beberapa aparat kepolisian dan harus berpisah dengan istrinya.

Dikutip dari Okezone, ternyata pernikahan viral itu terpaksa dilaksanakan di musala Mapolsek Boyolangu karena si pengantin pria kedapatan merampas ponsel sehari sebelum pernikahan. Fatoni merampas ponsel dengan alasan untuk memenuhi biaya pernikahan.

Kapolsek Boyolangu, AKP Puji Widodo, mengatakan Fatoni ditangkap di Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Kamis (23/8/2018), setelah melakukan perampasan ponsel milik Refanda Aris.

Puji menjelaskan pernikahan di musala Mapolsek Boyolangu sudah pernah dilaksanakan sebelumnya. "Ini peristiwa pernikahan tahanan yang kedua di Polsek Boyolangu. Kita memberikan fasilitas berupa musala untuk lokasi ijab kabul," ujarnya.

Sementara itu, penghulu yang menikahkan sepasang pengantin di kantor polisi tersebut, Mohamad Nasir, mengaku baru kali ini menikahkan pasangan di Markas Polisi. "Baru kali ini saya menikahkan mempelai di kantor polisi namun alhamdulillah berjalan lancar. Tadi pengantin pria mengulang lafal ijab namun hanya sekali dan langsung sah," jelasnya.

Video kisah tragis itu kini viral dan ramai dikomentari netizen. Video tersebut sudah ditonton tak kurang dari 4.700 kali.