Mengharukan, Sejoli Korban Gempa Lombok Menikah di Tenda Pengungsian

Devi Novriawan dan Dewi Sinta, pasangan yang menikah di tenda pengungsian di Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, NTB. (Twitter/Sutopo_PN)
31 Agustus 2018 06:00 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, SOLO — Kisah unik nan mengharukan terjadi di tengah masa-masa duka akibat gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejoli korban gempa bumi di Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Devi Novriawan dan Dewi Sinta, melangsungkan pernikahan di tenda pengungsian, Minggu (26/8/2018) lalu.

Kisah unik itu diungkapkan langsung Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penangulangan Bencana Nasional (BNPB), Sutopo Purwo Nugrogo, melalui akun Twitternya, @Sutopo_PN.

Sutopo menjelaskan sepasang kekasih itu harus melangsungkan pernikahan di tenda pengungsian karena rumah mereka rusak digoyang gempa bumi.

"Meski rumah rusak dan berada di pengungsian. Devi Novriawan dan Dewi Sinta tetap melangsungkan pernikahan di Pohgading, Lombok Timur," tulis Sutopo menyertakan foto-foto pernikahan yang dimaksud.

Berdasarkan foto yang diunggah, sepasang kekasih tersebut memang tampak melangsungkan pernikahan di tenda pengungsian milik BNPB. Meski menikah di tengah masa duka gempa bumi Lombok, kedua insan yang saling jatuh cinta tersebut tampak sangat bahagia.

Tak lupa, Sutopo yang membeberkan kisah unik itu juga melontarkan ucapan selamat kepada Devi Novriawan dan Dewi Sinta.

"Mereka tetap bahagia. Semoga sakinah, mawadah dan warohmah. Selamat untuk kedua pengantin," tandas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB tersebut.