Video Viral Bocah Nangis & Cium Tangan Polisi Saat Ditilang

Bocah SD menangis dan meminta ampun kepada polisi agar tak diberi surat tilang. (Instagram/satlantaspolrespolman)
10 September 2018 13:30 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, POLEWALI MANDAR — Beredar video viral memuat seorang bocah SD mengendarai sepeda motor dan diberhentikan polisi di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (6/9/2018). Bocah tersebut viral karena tingkahnya meminta ampun kepada polisi agar sepeda motornya tak ditahan diberikan surat bukti pelanggaran (tilang).

Berdasarkan video beredar di media sosial, bocah SD pengendara sepeda motor itu tampak mencium tangan polisi dan meminta ampun agar sepeda motornya tak ditahan. Ia juga meminta agar dibiarkan pulang tanpa diberikan surat tilang. "Maaf Pak, tolong bebaskan saya. Saya minta maaf pak," ujarnya sambil menangis tersedu-sedu.

Di akhir video berdurasi 1 menit 14 detik itu, polisi menyuruh si bocah untuk memanggil orang tuanya. Lantaran tak mau memanggil orang tua dan terus menangis, tampak teman si bocah yang membonceng pergi memanggil orang tuanya demi mengurus surat bukti pelanggaran.

Video viral tersebut kini ramai dibicarakan netizen yang melontarkan beragam pendapat mereka. Kebanyakan netizen menilai orang tua si bocah adalah pihak yang patut disalahkan karena membiarkan anaknya mengendarai sepeda motor meski masih di bawah umur dan tak memiliki SIM.

Aparat Satlantas Polres Polewali Mandar yang juga turut mengunggah video viral itu di akun Instagramnya, @satlantaspolrespolman, memperingatkan para orang tua agar tak mengizinkan anak-anak mengendarai sepeda motor jika belum memiliki SIM. "Jangan biarkan anak kita membawa kendaraan apabila belum mencukupi umur," ungkap aparat Satlantas Polres Polewali Mandar.