Bocah Malaysia Pergi ke Indonesia Setiap Hari Demi Sekolah

Nursaka, 8, bocah Malaysia yang bersekolah di Indonesia. (Twitter/ditjen_imigrasi)
12 September 2018 15:00 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, SANGGAU — Nursaka, 8, bocah SD yang tinggal di Tebedu, Sarawak, Malaysia, harus pergi ke wilayah Indonesia setiap hari demi bersekolah. Bukan tanpa sebab, bocah bertubuh gempal itu harus melintasi perbatasan antara Indonesia dan Malaysia karena memilih bersekolah di SDN 3 Sontas, Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar).

Kisah unik Nursaka itu kini viral setelah dibeberkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi di akun Twitternya, @ditjen_imigrasi, Jumat (7/9/2018) lalu. Ditjen Imigrasi menjelaskan Nursaka merupakan warga Malaysia yang setiap hari melintasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Entikong demi bersekolah di SDN 3 Sontas, Entikong, Kabupaten Sanggau.

"Kami bertemu dengan Saka, seorang siswa SD yang sehari-hari melintasi dua negara lewat PLBN Entikong untuk berangkat sekolah ke Indonesia," tulis pengelola akun Twitter milik Ditjen Imigrasi tersebut.

Pada video yang juga diunggah di akun Twitter milik Ditjen Imigrasi itu, Nursaka yang kisah uniknya kini viral mengaku berangkat ke sekolah dari wilayah Malaysia ke Indonesia menggunakan ojek. "Saya berangkat berangkat sekolah naik ojek, pulangnya naik mobil," ujar bocah bertubuh gempal itu.

Ditjen Imigrasi, masih melalui akun Twitternya, menjelaskan Nursaka selalu berangkat ke sekolah dari rumahnya di Tebedu, Sarawak, Malaysia, setiap pukul 06.00 waktu setempat. Pada pukul 06.15, Nursaka tiba di PLBN Entikong untuk diperiksa data dirinya. Nursaka kerap kali tiba di sekolahnya pada pukul 06.30.

Nursaka diizinkan memasuki wilayah Indonesia karena telah memiliki Pas Lintas Batas (PLB). PLB adalah dokumen perjalanan yang khsusus dimiliki warga sekitar perbatasan, seperti bocah viral yang menorehkan kisah unik tersebut.