Viral: #BibitUnggul Heboh di Twitter, Begini Kronologinya

Fathya Rachmani (kiri) dan Wahyu Ichwandardi alias Pinot (kanan). (Twitter-fathman - @pinotski)
16 September 2018 14:45 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, SOLOHashtag atau tanda pagar (tagar) #BibitUnggul sempat menjadi trending topic dan viral di media sosial Twitter. Namun tahukah anda kronologi viralnya hashtag tersebut?

Viralnya tagar #BibitUnggul ternyata bermula kala animator kondang Wahyu Ichwandardi alias Pinot berkicau di akun Twtternya, @pinotski, tentang susahnya menjadi animator karena komplain dari klien.

"Wah gambarnya kurang mirip. Ini kok kurang miring ya? Kalau agak rapihan pasti bagus deh. Ngga simetris ah. Orang sering lupa, ketidaksempurnaan adalah yang membuat kita jadi manusia. Bukan komputer atau robot," kicau pria 48 tahun tersebut, Jumat (14/9/2018).

Namun salah seorang netizen bernama Fathya Rachmani dengan akun Twitter @fathman tiba-tiba membalas tweet tersebut dengan kalimat kurang menyenangkan. "Alesan aja males revisi gambar klien, ga profesional :p," tulisnya.

Sontak balasan dari seorang netizen yang mengaku tak mengenal Pinot itu ramai mendapatkan balasan setelah sang animator kondang membalasnya. Pinot pun menjelaskan kicauan pengguna akun Twitter @fathman itu ambigu karena tak mengerti konteks yang dimaksud.

"Ada di tweet saya sebelum-sebelumnya. Sehari lalu, seminggu lalu, sebulan lalu. Selalu ngomongin soal konteks personal dalam menggambar. Ambigu kalau ngga ngikutin dari awal. Wajar karena kita ngga saling follow," ungkapnya.

Pinot juga menyatakan etika pengguna akun Twitter @fathman kurang baik karena menyambar kicauannya dengan kalimat kurang menyenangkan. Menanggapi anggapan Pinot, @fathman menegaskan dirinya merupakan mahasiswa bibit unggul.

''O gitu ya? Mahasiswa seperti saya itu mahasiswa seperti apa sih? Mahasiswa bibit unggul penerima beasiswa pemerintah Jepang dan menang lomba di Jepang sebagai perwakilan Indonesia kayak saya udah pernah belum?'' tulis @fathman yang kemudian dihapus.

Sontak frasa "bibit unggul" langsung menjadi viral di kalangan warganet untuk menyindiri @fathman. Bahkan, beberapa orang terkenal seperti Pandji Pragiwaksono dan Ernest Prakasa turut andil mengomentari kicauan pengguna akun Twitter @fathman yang menyebut diri sebagai bibit unggul.

Pandji menyindir kicauan "bibit unggul" itu seperti kesombongan seorang rapper pemula yang menyombongkan diri kepada rapper ternama seperti Jay Z. "Tweet ini mengingatkan saya utk selalu berhati-hati dalam membanggakan kredensial kepada orang yang saya tidak kenal. Takutnya jadi seperti juara freestyle rap tingkat pelajar nasional sedang membanggakan prestasi di hadapan Jay Z," ungkapnya.

Tak jauh beda dengan Pandji, Ernest Prakasa juga mengangga kicauan "bibit unggul" tersebut sebagai kesombongan. "Mengaku “bibit unggul” itu boleh2 aja sih. Tapi jangan keasyikan fokus di kata “unggul”, lantas lupa kalo masih berupa “bibit”. Masih nggak ada gunanya kecuali dirawat dengan baik," kicau pria yang mengawali kariernya di bidang hiburan dari stand up comedy tersebut.

Tak pelak kicauan-kicauan dari beberapa orang terkenal itu membuat frasa "bibit unggul" ramai dikicaukan warganet lainnya. Namun demikian, Wahyu Ichwandardi sebagai orang yang juga mengawali viralnya "bibit unggul" menegaskan masalah adu tweet tersebut tak perlu diperpanjang.

Ia menyatakan masalahnya dengan pengguna akun Twitter @fathman sudah selesai. "Terima kasih semua. Gue punya andil dalam kekisruhan ini. Gue minta maaf. Tidak ada niatan bakal memberi keburukan bagi siapa pun. Mohon tidak lagi menciptakan ‘keburukan’ baru. Mari siram-siram sekamnya," tandas sang animator yang tinggal di New York, Amerika Serikat tersebut.

Tokopedia