Razia Rok Pendek di SMA N Jumapolo Viral

Razia rok di SMA N Jumapolo (Instagram/ics_infocegatansolo)
02 Oktober 2018 19:40 WIB Chelin Indra Sushmita Viral Share :

Solopos.com, SOLO – Pemakaian seragam sekolah berupa rok pendek oleh siswi sekolah menengah atas (SMA) adalah hal biasa. Namun, jika kelewat pendek, guru di sekolah tersebut bakal menegur para siswi. Sebab, penggunaan rok pendek seringkali dilarang oleh pihak sekolah.

Tak jarang beberapa guru melakukan razia saat upacara untuk memperingatkan siswi yang nekat memakai rok pendek ke sekolah. Seperti dilakukan seorang guru di SMA Negeri Jumapolo, Karanganyar yang terekam dalam video unggahan akun Instagram @ics_infocegatansolo, Selasa (2/10/2018).

Video viral tersebut memperlihatkan seorang ibu guru memeriksa rok yang dikenakan siswi sekolah tersebut. Saat melihat ada siswi yang memakai rok terlalu pendek, si guru langsung memberedel jahitan di bagian bawah. Dia sengaja memberedel jahitan di bagian bawah agar panjang rok tersebut bertambah.

Si guru mengukur batas minimal panjang rok yang semestinya dipakai siswi memakai telapak tangannya. Dalam video itu terlihat sepertinya panjang minimal rok yang boleh dikenakan adalah sejengkal di bawah lutut.

Nah, dalam video tersebut si guru tampak membredel jahitan di bagian bawah rok siswa yang panjangnya hanya sebatas lutut. Aksi guru bernama Sri Utami itu menjadi tontonan para siswa yang tengah mengikuti upacara.

Video viral itu menjadi pusat perhatian warganet. Netizen terbagi menjadi dua kubu, ada yang mendukung. Namun tak sedikit pula yang mengkritik aksi Sri Utami yang nekat membredel rok milik siswinya.

"Pendek apanya. Selutut gitu kok pendek. Masak roknya harus balapan panjangnya sama kaus kaki," komentar @angelicaorangie.

"Ini maksudnya gimana? Guru semestinya mendidik. Dibelikan yang baru dong, masak kayak gitu," protes @gunturpoetraopetir.

"Mending itu. Dulu di sekolahku roknya digunting biar enggak bisa dipakai lagi," sambung @gita_aprilia22.

"Gurunya kayak enggak pernah jadi anak SMA aja, wkwkwk," lanjut @yulindaalv.