Bikin Parodi, Sandiaga Uno Sindir Video Viral Paspampres Jokowi

Calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno mendapat sambutan meriah para kader Partai Amanat Nasional eks-Keresidenan Pekalongan, Jateng, Selasa (25/9 - 2018). (Antara/Kutnadi)
12 Oktober 2018 05:10 WIB Jafar Sodiq Assegaf Viral Share :

Solopos.com, JAKARTA - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menghebohkan pengguna media sosial Instagram. Sandiaga mengunggah sebuah video yang persis seperti video Paspampres yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Dalam video tersebut, Sandiaga terlihat sedang melangsungkan agenda kampanye Pilpres 2019 di Indramayu. Saat bersiap untuk melakukan sesi foto dengan beberapa orang, Sandiaga berpose dengan menaikkan dua jari membentuk angka 7 terbalik.

Namun, saat dia sedang bergaya, ada orang lain yang kemudian menurunkan jari Sandiaga dan menyuruhnya untuk mengepalkan tangan. Sandiaga pun bereaksi dengan melontarkan pernyataan menggelitik.

"Kenapa diginiin? Apakah bagian dari pencitraan?" kata Sandiaga dalam sebuah video yang diunggah dalam akun Instagram pribadinya @sandiuno pada Rabu (10/10/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Di kolom komentar, banyak netizen yang meyakini  video ini memparodikan Paspamres yang melarang masyarakat bergaya dengan dua jari. Seperti diketahui, dalam sebuah video yang sedang viral di media sosial, Paspampres tampak mengubah simbol "peace" jari tangan si pria dengan simbol jempol.

Dalam video tersebut tampak sejumlah orang yang ingin berfoto dengan Jokowi. Di sekitarnya terdapat sejumlah personel paspampres yang berjaga di depan dan samping Jokowi. 

Dari awal gambar, pria berkacamata dengan almamater hijau itu tampak mengacungkan jari tengah dan telunjuknya. Melihat hal tersebut, paspampres yang ada di dekatnya langsung membenarkan dua jari itu agar menjadi jempol saja.

Mendapat respons dari personel paspampes, pria tersebut tampak terkejut. Akhirnya, ia pun hanya berswafoto bareng teman-temannya dengan pose memamerkan jempolnya saja. Lalu mengacungkan dan menunjukkan jempolnya sambil tersenyum pada paspampres yang melarangnya.

Tanggapan

Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan bakal Capres - Cawapres Jokowi - Maruf Amin, Irma Suryani Chaniago mengomentari video ini. Menurut Irma, Sandiaga sedang pencitraan.

Dalam video itu, Sandiaga tengah bersiap-siap untuk berfoto dengan pose mengangkat kedua jari menyerupai angka tujuh. Namun, kedua jarinya itu kemudian diturunkan oleh orang lain. Sambil mengepalkan tangan, Sandiaga mempertanyakan apakah gayanya tersebut termasuk pada pencitraan.

"Saya kira dia buka kedok nya sendiri. Yang selalu lakukan pencitraan, kan, dia? Lihat saja gaya lebaynya," kata Irma, dilansir Suara, Kamis (11/10/2018).