Salut! Cara Pemotor Sidoarjo Berbelasungkawa kepada Korban Kecelakaan Lion Air

Capture pemotor Sidoarjo berbelasungkawa kepada korban Lion Air (Instagram/lambe_turah)
02 November 2018 06:00 WIB Chelin Indra Sushmita Viral Share :

Solopos.com, SIDOARJO – Kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610, Senin (29/10/2018), menyisakan sejuta duka. Pesawat yang mengangkut 189 penumpang tersebut jatuh di perairan Tanjung, Karawang, Jawa Barat.

Sampai saat ini, proses pencarian korban masih terus berlanjut. Meski demikian, sejumlah keluarga korban yang meninggal dunia sudah memasang tanda duka cita di rumah masing-masing. Yang paling menarik terlihat di rumah keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air di kawasan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur.

Sejumlah pengendara sepeda motor yang melintas di depan rumah korban melakukan hal unik. Mereka mematikan mesin dan menuntun kendaraan setiap melintasi rumah keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air. Hal itu dilakukan sebagai bentuk empati atas duka yang dirasakan keluarga korban.

Tradisi unik belasungkawa yang dilakukan warga Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, itu viral berkat video unggahan akun Instagram @lambe_turah, Kamis (1/11/2018). Video itu langsung dikomentari ribuan warganet yang ikut bersimpati.

Sejumlah warganet yang berasal dari Sidoarjo menjelaskan rekaman video itu merupakan sebuah tredisi. Setiap pengendara sepeda motor bakal mematikan mesin dan menuntun kendaraan saat melintasi rumah keluarga yang tengah berduka.

"Di Sidoarjo budayanya emang gitu kali. Enggak cuma korban pesawat Lion Air saja. Semua kalangan kalau meninggal pun para pengendara motor menuntun motornya," komentar @hainayah.

"Salut sekali. Aku baru tahu ada tradisi unik kayak gini," sambung @thasyaaax.

"Kebetulan saya pernah tinggal di daerah situ. Beberapa desa di sekitar situ memang seperti itu juga tradisinya. Salut," sambung @yohanita_vivin.