Doa Penghilang Gentar Jadi Jimat Peserta Tes CPNS, Begini Mantranya

Ilustrasi SKD CPNS 2018. (Solopos/M. Ferri Setiawan)
08 November 2018 13:30 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, PEKANBARU — Kisah unik kembali terjadi pada seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018. Di Pekanbaru, Riau ada peserta SKD CPNS 2018 yang membawa jimat berupa mantra yang diberi judul Doa Tawar Penghilang Gentar.

Kisah unik itu dibeberkan Humas Badan Kepegawaian Negara melalui akun Twitter @BKNgoid, Rabu (7/11/2018). Berdasarkan keterangan Humas BKN, ada peserta SKD CPNS 2018 di titik lokasi Hotel Labersa, Kota Pekanbaru, Riau, yang membawa jimat berupa mantara yang ditulis di secarik kertas.

"Salah satu peserta di tilok Hotel Labersa Pekanbaru kedapatan membawa jimat," ungkap Humas BKN.

Berdasarkan foto yang diunggah, secarik kertas itu berisi mantar dan diberi judul Doa Tawar Penghilang Gentar. Mantra pada kertas tersebut bisa dibilang cukup panjang.

"Doa tawar penghilang gentar. Hu Allah balu bali. Turunkan darah gemuruh aku, naikkan darah berani aku. Hanibali ketuban darah. Gugur bintang kacang. Gugur bintang di langit. Naikkan darah berani ke muka aku. Turunkan darah gemuruh ke kaki aku. Berkat doa aku tawan aku. Berkah kalimah La illa ha illa Allah Muhammadarrasulullah," begitu tulisan yang terdapat disecarik kertas tersebut.

Tak pelak sisi lain yang melahirkan kisah unik pada SKD CPNS 2018 di Pekanbaru itu ramai disoroti netizen. Tak sedikit netizen yang kemudian justru mencibir para peserta SKD CPNS 2018 yang membawa jimat.

Terlepas dari komentar warganet, Humas BKN menyarankan agar peserta SKD CPNS 2018 tak membawa jimat dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan. "Jangan kau ragukan Tuhan dengan menggunakan hal tersebut. Cukup dengan doa wajib dan sunahmu dan doa orang tuamu. #2019JadiASN," tutup Humas BKN.