Donat Dagangan Pria Ini Ludes Terjual dalam 3 Jam, Alasan Pembeli Mengharukan!

Ilustrasi donat (Pictagram)
10 November 2018 08:00 WIB Chelin Indra Sushmita Viral Share :

Solopos.com, KALIFORNIAPedagang memang tak selalu mendapatkan keuntungan berlimpah. Apalagi jika barang yang dijual adalah makanan tidak tahan lama. Meski demikian, seorang pria asal Seal Bech, Kalifornia, Amerika Serikat, tetap gigih menggeluti usahanya sebagai pedagang donat.

Pria bernama John Chan berusia 62 tahun itu berjualan donat demi membiayai pengobatan istrinya, Stella. Menariknya, dia tidak menyerahkan tanggung jawabnya menjaga toko donat tersebut kepada orang lain meski harus sambil merawat istrinya.

John Chan dan Stella menjalankan toko donat di Pacific Highway, Amerika Serikat, selama hampir 30 tahun terakhir. Namun, beberapa pekan belakangan, pasangan ini jarang terlihat berjualan bersama. Ternyata, Stella sedang sakit sejak akhir September 2018 lalu.

Penyakit aneurisma yang diderita Stella membuatnya kesulitan berbicara dan bergerak. Tapi, kini kondisinya sudah mulai pulih meski masih harus dirawat di rumah sakit. Kesulitan yang dihadapi pasangan John Chan dan Stella terdengar sampai ke telinga pelanggan.

Dikutip dari CNN, Jumat (9/11/2018), pelanggan John Chan dan Stella menjadi sangat prihatin. Mereka pun membuat gerakan khusus untuk membeli semua dagangan John Chan agar tokonya bisa tutup lebih awal. Kini, semua donat yang dijajakan John Chan terjual habis dalam tiga jam.

John Chan dan Stella merupakan pengungsi dari Kamboja yang datang ke Amerika Serikat pada 1979. Mereka membuka toko donat setelah 10 tahun menetap di Amerika Serikat. Donat buatannya digemari karena rasanya yang lezat dan harganya terjangkau.