Fire Challenge Viral, Tantangan Konyol Bakar Diri Sendiri

Ilustrasi Fire Challenge. (Istimewa)
20 November 2018 06:10 WIB Newswire Viral Share :

Solopos.com, NEW YORK - Satu lagi tantangan berbahaya menjadi viral di jejaring sosial global. Tantangan bernama Fire Challenge kembali marak di tahun ini sudah sempat menghebohkan dunia pada 2014 dan 2012 silam.

Fire Challenge adalah tantangan dengan menuangan cairan mudah terbakar ke badan lalu menyalakan apinya. Kemudian video aksi ini diunggah ke media sosial. Tantangan konyol ini sudah memakan sejumlah korban dari berbagai negara.

Dilansir Dailymail, Minggu (19/11/2018), Rumah Sakit Morriston, Swansea, Inggris, melaporkan telah terjadi peningkatan remaja yang dilarikan ke rumah sakit karena luka bakar serius. Rumah sakit belum menunjuk secara spesifik apakah ini karena fire challange atau bukan. Namun dari angkanya mengalami peningkatan.

Abertawe Bro Morgannwg University Health Board mewanti-wanti jangan sampai ikut-ikutan tantangan berbahaya yang sedang marak di internet ini. ''Saya dapat memahami tekanan pada anak mudah untuk dapat diterima atau meningkatkan profile online mereka dengan melakukan hal-hal beresiko seperti tantangan ini'' Jeremy Yarrow, ahli bedah plastik di Rumah Sakit Morriston.

''Tapi dari pasien yang saya lihat, hasilnya bisa sangat berbeda, beberapa membutuhkan dukungan hidup dan banyak yang meninggalkan bekas seumur hidup.'' lanjutnya.

Jeremi Yarrow mengatakan beberapa remaja yang mengalami luka bakar menjalani rawat jalan, namun tidak sedikit yang harus menjalani perawatan di rumah sakit dalam waktu lama. ''Dalam beberapa kasus, yang parah bisa mengancam jiwa, mereka dirawat di rumah sakit dalam jangaka waktu panjang untuk menjalani operasi kompleks yang mengakibatkan masalah mental dan fisik jangka panjang,'' ucapnya.

Salah satu kasusnya adalah di bulan Agustus 2018, seorang gadis asal Detroit, Michigan, Amerika Serikat membakar 49 persen tubuhnya untuk fire challange yang sedang viral ini. Gadis bernama Timiyah Landers melakukan Fire Challenge di depan kedua teman di rumahnya setelah sang ibu membuat pancake.

Baru ditinggal sebentar sang ibu, tiba-tiba ada ledakan keras dan gadis ini sedang dalam kondisi terbakar. Kedua orang tuanya pun berusaha menyelamatkannya. Timiyah Landers harus menjalani perawatan medis serius. Ia harus memakai ventilator di ruang perawatan intensif dan kepala hingga lututnya terbungkus perban.

Orang tua gadis ini pun terpaksa menggalang dana untuk perawatan melalui GoFoundMe. Dalam penggalangan dana ini, diketahui kondisi Timiyah Landers sudah semakin membaik.

Sumber : Suara