Tak Ada Gelas, Sukarelawan Gempa Palu Minum Pakai Toples

Salah satu sukarelawan asal Jateng di Palu, Sulteng minum menggunakan toples. (Twitter/Sutopo_PN)
23 Oktober 2018 16:40 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, SOLO — Kisah unik terjadi di tengah proses pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Salah satu sukarelawan yang membantu membangun huntara dan sanitasi di Palu harus minum menggunakan toples karena tak ada gelas yang bisa digunakan.

Kisah unik itu kali pertama diungkapkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, di akun Twitternya, @Sutopo_PN, Senin (22/10/2018). "Saking hausnya saat bangun huntara. Tak ada gelas, toples pun jadi," tulis Sutopo menyertakan foto.

Berdasarkan foto yang diunggah Sutopo, memang tampak seorang pria yang duduk sembari minum menggunakan toples. Pria tersebut pun berada di tengah kawasan huntara korban gempa bumi di Palu.

Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan orang yang minum menggunakan toples itu adalah salah satu sukarelawan dari Jawa Tengah (Jateng). "Apa pun huntaranya, teh tawar minumannya bagi relawan Jawa Tengah yang membangun huntara dan membangun sanitasi di Palu," lanjutnya.

Tak pelak kisah unik dari lokasi terdampak gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) itu viral dan ramai mendapatkan komentar warganet. Kebanyakan warganet menyanjung aksi sukarelawan yang menurut mereka telah berjuang keras demi membantu para korban gempa bumi. "Salam hormat buat para relawan," tulis pengguna akun Twitter @yossetyawan2000.

"Semoga semua relawan diberi kesehatan & kekuatan," timpal pengguna akun Twitter @TyasSantoso.

"Sehat dan diberkati selalu para relawan," imbuh pengguna akun Twitter @revaginting.