Salat Magrib Selamatkan 2 Bocah dari Tanah Longsor di Sukabumi

Hengki dan Farel, dua bocah yang selamat dari tanah longsor di Sukabumi karena salat magrib. (Instagram/ridwankamil)
03 Januari 2019 15:40 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, SUKABUMI — Bencana tanah longsor mendera Desa Sinarresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), Senin (31/12/2018). Bencana tersebut kini menyisakan kisah tragis bagi sejumlah korbannya, di antaranya adalah dua bocah bernama Hengki dan Farel.

Hengki dan Farel yang merupakan kakak beradik harus kehilangan orang tuanya yang menjadi korban tanah longsor yang menimpa tempat tinggal mereka. Kedua bocah itu dikabarkan bisa selamat dari tanah longsor karena salat Magrib.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, mengungkapkan Hengki dan Farel ternyata sedang berjalan kaki menuju masjid untuk menunaikan salat Magrib kala tanah longsor menimpa rumah mereka.

"Allah selamatkan mereka berdua, karena pada saat magrib (saat datangnya longsor besar itu), mereka berdua sedang berjalan kaki mau salat magrib dan mengaji di masjid terdekat," ungkap mantan wali kota Bandung tersebut.

Atas kisah tragis yang menyebabkan kedua bocah itu menjadi yatim piatu, Ridwan Kamil bersama istrinya, Atalia Praratya, berencana akan mengasuh mereka hingga dewasa. "Insya Allah ke depannya, hidup keduanya akan saya dan Bu Cinta @ataliapr urus sampai mereka dewasa dan mandiri," lanjutnya.

Ia berharap Hengki dan Farel yang selamat dari tanah longor karena salat Magrib itu mampu menjalani hidup tanpa orang tua kandungnya. "Semoga Allah selalu melindungi Hengki dan Farel dan memberikan ketabahan lahir bathin karena kehilangan orang tua kandungnya. Aamiin," pungkas Ridwan Kamil.