Berani Adu Mulut dengan TNI, Tukang Parkir Ini Akhirnya Minta Maaf

Rahmat (tengah), jukir yang sempat berani adu mulut dengan anggota TNI. (Instagram/opposite6890)
03 Februari 2019 05:00 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, SOLO — Beberapa hari lalu, beredar video viral keributan antara anggota TNI dan seorang juru parkir bernama Rahmat. Pada video yang beredar, tampak juru parkir membentak-bentak tentara yang diketahui merupakan anggota Kodim 0614/Kota Cirebon.

Video yang direkam pada Minggu (27/1/2019) tersebut menyebar luas di berbagai akun media sosial, salah satunya di akun Instagram @opposite6890, Selasa (29/1/2019). Pengguna akun Instagram tersebut menjelaskan keributan itu dipicu rasa tak terima si juru parkir dengan kehadiran Babinsa Kodim 0614/Kota Cirebon yang akan menertibkan lokasi parkir.

"Salah seorang preman yang bernama Rahmat tidak terima dengan kehadiran Babinsa yang ingin mengatur ketertiban parkir di wilayahnya agar menjadi tertib," tulisnya.

Meski sempat berani membentak-bentak tentara, Rahmat akhirnya meminta maaf pada malam harinya. Video permintaan maaf Rahmat itu juga tak kalah viral dibanding video keributannya dengan salah satu anggota TNI.

"Saya atas nama Rahmat pada hari ini, 27 Januari 2019, pukul 10.45 [22.45] WIB. Dengan ini menyatakan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Kodim 0614/Kota Cirebon, atas kata-kata kasar saya sehingga merusak citra TNI di masyarakat. Saya meminta maaf sebesar-besarnya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi," ucapnya.

Bukan hanya itu, sosok juru parkir yang kini viral itu juga berjanji akan menghormati seluruh jajaran TNI. "Saya akan menjaga dan akan menghormati instansi TNI, khususnya, Kodim 0614/Kota Cirebon dan anggota TNI pada umumnya di mana pun berada," pungkas Rahmat.