Menohok! Penerima Raskin di Kebumen Wajib Pasang Stiker Horor Ini

Stiker khusus penerima raskin di Kebumen (Twitter)
06 Februari 2019 21:40 WIB Chelin Indra Sushmita Viral Share :

Solopos.com, KEBUMEN Pembagian beras untuk warga miskin atau yang biasa disebut raskin sering memicu masalah. Menurut kabar yang beredar, selama ini pembagian raskin belum tepat sasaran. Menurut kabar yang beredar, ada sejumlah orang mampu yang justru mendapat jatah raskin.

Guna mengantisipasi bantuan yang salah alamat, Tim Pelaksana Pendataan Raskin Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, membuat stiker khusus. Stiker itu wajib dipadang di depan rumah warga yang menerima jatah raskin.

Menariknya, stiker itu bertuliskan kalimat yang cukup unik. Kalimat itu amat menyindir kalangan yang berpura-pura miskin. "Saya benar-benar keluarga miskin yang layak menerima besar miskin/beras sejahtera," demikian tulisan pada stiker berwarna kuning cerah tersebut seperti diunggah pemilik akun Facebook Rifan Muazin.

Menurut Rifan Muazin, gara-gara stiker itu, sebanyak 19 keluarga di Desa Banyumudal tidak mau lagi menerima raskin. Unggahan tersebut dibagikan ulang dan ditanggapi pemilik akun Twitter @SwetaKartika, Senin (3/2/2019).

Pemilik akun Twitter @SwetaKartika sangat prihatin melihat banyak orang di wilayahnya yang mengaku miskin demi mendapat bantuan. "Kata ibu saya, tiap ada survei Dinas Sosial dan BPS, kebiasan orang-orang di kabupaten saya selalu ngaku miskin dengan harapan dapat bantuan. Perangai yang sangat buruk. Sehingga ketika dibuat indeks oleh pemerintah provinsi, kabupaten saya selalu di rangking bawah. Ini cara tangkal yang jenius, mantap," terang @SwetaKartika.

Stiker itu juga bertuliskan doa meminta rezeki. Namun, tulisan itu juga sekaligus berisi doa buruk bagi mereka yang berpura-pura miskin. "Ya Allah, sejahterakanlah saudara kami yang miskin ini. Tapi, apabila mereka hanya berpura-pura miskin, maka azab-Mu amatlah pedih."

Tulisan menohok di stiker tersebut membuat warganet cukup kaget. Sebagian netizen menilai stiker itu semestinya dibagikan kepada semua orang yang mendapat beras jatah untuk rakyat miskin. "Bagusnya kasih stiker juga untuk KJP di Jakarta. Karena banyak orang tua kerja kantoran, punya mobil dan sepeda motor, gelang gemerincing, tapi masih minta KJP," komentar @endaheraldo.

"Ini sih jangan kan yang pura-pura miskin. Yang miskin tulen juga malu," imbuh @bangjallal.

"Serem banget kata-kata maupun doanya. Yang missqueen beneran pun malu. Tulisan di stikernya dibuat keluarga tidak mampu saja saya kira sudah cukup," sambung @keps_ky.