Viral PNS Buka Baju Saat Apel, Ternyata Ini Sebabnya

Potongan video PNS membuka baju saat apel pagi di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Kecamatan Kota Jantho, Aceh Besar, Senin (11/2 - 2019). (Instagram/@aceh.viral)
13 Februari 2019 16:40 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, ACEH BESAR — Video yang menunjukkan salah seorang aparatur sipil negara (ASN) atau yang juga biasa disebut pegawai negeri sipil (PNS) membuka baju pada saat apel pagi viral di media sosial. Ternyata, PNS yang diketahui bernama Tarmizi itu melakukan hal tersebut sebagai wujud protes atas statusnya yang menurutnya tidak jelas sebagai PNS.

Video viral tersebut diketahi kali pertama diunggah di akun Instagram @aceh.viral, Selasa (12/2/2019). Sedangkan peristiwa pada video itu terjadi pada saat apel pagi di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Kecamatan Kota Jantho, Aceh Besar, Senin (11/2/2019).

Pada video berdurasi 47 detik itu, tampak Tarmizi bertelanjang dada dan berbicara dengan lantang kepada pemimpin apel di tengah kerumunan pegawai lainnya. "Gaji sudah ditahan, saya enggak sanggup mikir lagi," kata Tarmizi yang mengaku sudah menghadap sekertaris daerah setempat untuk mempertanyakan kejelasan statusnya.

Tarmizi yang bertugas di Dinas PUPR pernah dihukum karena kasus korupsi proyek pembangunan tanggul di Montasik, Aceh Besar. Ia sempat mendekam di penjara selama setahun pada 2017 dan bebas pada Februari 2018.

Ia melakukan aksi protes tersebut lantaran mempertanyakan nasibnya. Namanya masih ada di daftar absensi dan ia belum menerima surat pemecatan. Namun, Tarmizi sudah tak lagi menerima gaji. "Kalau enggak ada diabsen enggak apa-apa," katanya.

Tarmizi mengaku akan melaporkan masalahnya ke Presiden Joko widodo. "Saya akan menjumpai Presiden, saya sudah siap," ujarnya seperti terdengar dalam video tersebut.

Dikutip dari Okezone, Tarmizi mengakui ia memang sengaja membuka baju dinas sebagai bentuk protes. Pria pada video viral itu mengaku saat apel Senin kemarin, sempat menghormat bendera merah putih dengan baju di tangan.

Tarmizi menagih janji yang berdasarkan SKB tiga menteri PNS yang pernah dihukum gara-gara korupsi dipecat paling lambat 31 Desember. Tapi, menurut Tarmizi, namanya masih ada di daftar absensi. "Saya belum jelas sudah dipecat atau belum," ujar Tarmizi saat dihubungi Okezone.