Video Viral Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi

Polisi dan anggota TNI yang terlibat perselisihan sepakat berdamai di Markas Kodim 0213/Nias, Kota Gunungsitoli, Sulawesi Utara, Selasa (5/3 - 2019). (Instagram/@radarmiliter)
07 Maret 2019 13:30 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, GUNUNGSITOLI — Video perkelahian yang disebut-sebut melibatkan aparat kepolisian dan anggota TNI sedang berkelahi di jalanan viral di media sosial. Perkelahian itu menyita perhatian warga di sekitarnya yang kemudian berupaya menghentikannya.

Video tersebut beredar di berbagai media sosial dan beberapa layanan perpesanan, salah satunya di akun Instagram @radarmiliter, Rabu (6/3/2019). Di akun Instagram tersebut dijelaskan perkelahian itu melibatkan anggota TNI dan polisi di Jl. Diponegoro, Kota Gunungsitoli, Sumatra Utara, Selasa (5/3/2019).

"Kembali terjadi, gara-gara hal sepele 2 oknum polisi mengeroyok satu anggota TNI yang berpakaian sipil. Mereka terlibat adu jotos di pinggir jalan Kota Gunungsitoli," tulis pengelola akun Instagram tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, tampak tiga orang seperti beradu argumen di tepi jalan. Tanpa sebab yang jelas, perkelahian pecah dan memicu perhatian masyarakat di sekitanya.

Meski sempat terlibat perkelahian dan videonya terlanjur viral di media sosial, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai setelah mengikuti mediasi di Markas Kodim 0213/Nias, Kota Gunungsitoli, pada sore harinya.

"Selisih paham yang terjadi antara oknum anggota Polri dan oknum anggota TNI yang terjadi pada Selasa tanggal 05 Maret 2019 pukul 13.00 WIB di Jalan Diponegoro Kota Gunungsitoli dan beredar di sejumlah media sosial, telah didamaikan di Markas Kodim 0213/Nias pada pukul 16.00 WIB," jelas pengelola akun Instagram @radarmiliter.

Dalam mediasi tersebut, hadir Dandim 0213/Nias, Kapolres Nias, Danki Yon 123/Rajawali, Dan Sub Den POM Nias, Kasat Sabhara Polres Nias dan kedua belah pihak yang berselisih paham.

Warganet pun merasa lega karena kedua belah pihak akhirnya bersedia berdamai. Mereka berharap perselisihan antara anggota TNI dan polisi tak akan lagi terjadi.