Banting Petugas di Gunung Bromo, Bule Jerman Minta Maaf

Potongan video turis asal Jerman membanting petugas TNBTS di Gunung Bromo, Probolinggo, Jatim, Jumat (22/3 - 2019) lalu. (Youtube)
24 Maret 2019 13:40 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, PROBOLINGGO — Video detik-detik turis asing asal Jerman yang membanting petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), Jumat (22/3/2019) lalu, viral di media sosial. Bule asal Jerman itu memaksa naik ke bibir kawah Gunung Bromo meski sudah dilarang karena masih terjadi erupsi.

Berdasarkan video yang viral di media sosial, turis asing itu memaksa naik karena tak ada papan peringatan. "There's no sign. You can't... What is it? Show me! I can't read this not english. I don't know who you are [Tak ada papan peringataan. Kau tak bisa... Apa ini? Saya tak bisa membacanya karena bukan bahasa Inggris. Saya tak tahu siapa kau]," ucap si bule dengan terus berjalan naik.

Saat disuruh kembali oleh petugas, pria bule itu justru melawan. Bahkan si bule Jerman itu membanting salah satu petugas TNBTS yang sedang bertugas tersebut.

Dikutip dari Detik.com, Kepala Seksi Wilayah 1 TNBTS, Sarmin, menjelaskan wisatawan memang dilarang naik ke bibir kawah karena sedang terjadi erupsi. "Petugas melarang wisman itu masuk, karena status Bromo saat ini masih erupsi. Jadi petugas mengambil tindakan tegas, untuk menjaga keselamatan mereka," jelas Sarmin, Sabtu (23/3/2019).

Turis bandel itu akhirnya meminta maaf setelah sadar perbuatannya salah. Detik.com menyebut turis bandel itu diminta minta maaf di hadapan kamera petugas karena telah melanggar zona aman di objek wisata Gunung Bromo. Diketahui turis Jerman itu ingin naik ke bibir kawah Gunung Bromo bersama rekannya asal Rusia.