Kuping Pemotor Berknalpot Brong Disumpal Kapas, Egois?

Pemotor dengan knalpot brong (instagram/polrestasurakarta)
11 April 2019 09:20 WIB Chelin Indra Sushmita Viral Share :

Solopos.com, SOLO – Penggunaan sepeda motor berknalpot brong saat konvoi untuk meramaikan kampanye seringkali dilakukan. Namun, hal itu dilarang keras oleh pihak kepolisian. Sebab, penggunaan sepeda motor berknalpot brong jelas mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Meski demikian, bukan berarti sepeda motor berknalpot brong absen dalam kampanye. Tetap saja ada sejumlah oknum yang nekat memodifikasi sepeda motor dengan knalpot brong agar menimbulkan suara bising.

Suara berisik yang dihasilkan dari sepeda motor berknalpot brong itu selalu menjadi keluhan masyarakat. Namun, tidak bagi si pengendara. Sebab, mereka ternyata menyumpal telinga dengan kapas atau tisu agar tidak mendengar suara memekakkan itu.

Salah satu pengguna sepeda motor berknalpot brong itu terlihat pada foto unggahan akun resmi Instagram Polresta Surakarta (Solo), @polrestasurakarta, Selasa (9/4/2019). Foto viral itu memperlihatkan seorang pria yang ditangkap polisi dengan kondisi telinga disumpal kapas.

"Ini hlo lur, orang yang bawa sepeda motor suara knalpotnya membuat bising orang sekampang siang tadi. Kupingnya disumpal kapas, egois tak?" tulis @polrestasurakarta sebagai keterangan foto yang diserbu komentar netizen.

Sejumlah netizen memuji tindakan tegas polisi kepada pengendara sepeda motor berknalpot brong itu. Mereka berharap pelaku jera dan tidak mengulangi tindakan yang mengganggu ketentraman itu. "Kami dukung terus untuk menindak kepada para pelakunya. Jujur, kami sangat terganggu dengan suara seperti ini," komentar @ikhsandrager.

"Egois banget itu, pak. Gantian kuping dia ditempel di knalpot coba. Sudah dua enggak kasih contoh yang santun untuk anaknya," sambung @endangsugiartiii.

"Sebenarnya tahu kalau suara sepeda motornya bikin telinga sakit. Tapi kok ya nekat dilakukan. Motivasinya apa sih?" tanya @yudhonoww__.

"Zaman sudah digital, tapi kelakuan masih sama saja. Bikin berisik," imbuh @dwicahyo.p.

"Saya suka. Bodohnya murni pemberian Tuhan. Yang main gleyer2 kupingnya disumpal. Yang tidak ikut kampanye disuruh mendengarkan," imbuh @avs_arvin.