Viral Video Siswi SD Tampar Teman, Warganet: Ini Pengaruh Sinetron

Ilustrasi perkelahian - adu jotos (Antara)
11 April 2019 18:10 WIB Ginanjar Saputra Viral Share :

Solopos.com, SOLO — Belakangan hari ini, publik dihebohkan dengan kasus pengeroyokan yang dilakukan sejumlah pelajar SMA terhadap seorang pelajar SMP di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Belum selesai kasus tersebut, warganet kembali dihebohkan dengan video kekerasan yang juga melibatkan anak di bawah umur.

Kali ini, yang terlibat bukan pelajar SMA atau pelajar SMP, namun justru pelajar SD. Di berbagai akun media sosial, beredar video yang menunjukkan bocah perempuan berseragam SD menampar rekannya.

Video viral tersebut menyebar di sejumlah akun media sosial, salah satunya di akun Instagram @soalmanado, Rabu (10/4/2019). Berdasarkan video yang diunggah, tampak bocah perempuan berseragam SD memarahi dan menampar rekannya. Bocah yang ditampar pun hanya bisa tertunduk.

Berdasarkan perkataan yang terlontar, bocah yang melakukan penamparan seperti merasa tak terima disebut kerap bermain hingga larut malam. "Kita tak pernah kaluar malam eh, deng nana," katanya.

Setelah itu, terdengar suara siswi lain yang memperingatkan agar suara siswi penampar tersebut tak terlalu keras. "Jang talalu kuat suara ngana [Jangan keras-keras suaramu]," tuturnya. Pada detik-detik selanjutnya, terdengar suara tangisan siswi yang ditampar.

Belum diketahui lokasi video viral tersebut secara pasti. Namun yang pasti, warganet dibikin prihatin dengan aksi yang diduga perundungan tersebut, terlebih yang terlibat adalah pelajar yang masih duduk di bangku SD.

Tanpa alasan yang jelas, warganet justru menuding adegan pada sinetron telah memengaruhi anak-anak untuk melakukan perbuatan seperti pada video viral itu. "Efek samping sinetron yah begini ini," tulis pengguna akun Instagram @el.mandey.

"Pengaruh sinetron," imbuh pengguna akun Instagram @fitripakuna.

"Akibat sinetron," timpal pengguna akun Instagram @glorialumenta.