Ingin Lebih Bugar, Pemuda Ini Ganti Daging dengan Kalajengking

Sam Broadbent, remaja 18 tahun dengan burrito serangga (Daily Mail)
25 Juni 2019 12:30 WIB Septina Arifiani/Egitya Eryaningwidhi Viral Share :

Solopos.com, SOLO – Olahragawan angkat beban Amerika Serikat punya cara ekstrem menjaga kesehatan fisiknya agar lebih bugar dan dua kali lebih kuat. Sam Broadbent, 18, mengganti olahan daging dengan serangga.

Broadbent menyebut dirinya sebagai entovegan yakni pola makan vegetarian yang ditambah dengan serangga seperti jangkrik, belalang, kalajengking, dan semut.

Dilansir dari Daily Mail, Kamis (20/6/2019), menurut Food and Agriculture Organisation of the United Nation, serangga mengandung protein dua kali lipat lebih banyak per 100 gram dari daging maupun ikan.

Broadbent yang bersekolah di Lewiston, Maine, Amerika Serikat, itu mengaku sudah mulai menghentikan semua produk hewani sejak Oktober lalu. Ia meninggalkan daging babi dan kentang, sandwich ayam dan keju yang merupakan makanan favoritnya.

“Saya mengurangi semua daging kecuali serangga pada bulan Oktober dan kemudian pada bulan Januari saya benar-benar menjadi entovegan,” ujarnya.

Pada awalnya, Broadbent mengaku sedikit mual, namun sekarang sudah terbiasa. Ia menambahkan perasa seperti stroberi, pisang, atau makanan lainnya.

“Untuk sarapan, saya makan sereal bubuk rasa kacang, pisang, atau stroberi, kemudian ditambah dengan jangkrik. Untuk makan siang, saya biasanya makan semangkok besar jangkrik dengan brokoli dan asparagus. Untuk makan malam saya makan buritto [makanan khas Meksiko] dengan kacang, nasi dan belalang yang dibumbui dengan bawang putih dan lemon,” kata pemuda ini.

“Saya menggunakan bubuk jangkrik [jangkik yang dihaluskan] di dalam minuman shake-ku [minuman terbuat dari susu]. Kadang-kadang juga dalam rotiku. Mereka memiliki rasa asin dan lezat saat dipanggang,” tambahnya.

Motivasi awal Broadbent melakukan hal ini dikarenakan ingin menjalani pola hidup yang sehat dan bugar. Ia percaya protein dari serangga memang luar biasa.