Viral! Bus Sugeng Rahayu Diadang Remaja di Ring Road Madiun

Foto screenshot video viral bus Sugeng Rahayu diadang sekelompok remaja di Ring Road Madiun. (Istimewa/Facebook Sopir Bis Jawa Timur)
13 Agustus 2019 23:15 WIB Abdul Jalil Viral Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Bus AKAP Sugeng Rahayu diadang sekelompok remaja di Ring Road Madiun. Peristiwa itu menjadi viral setelah videonya yang berdurasi 30 detik diunggah di media sosial Facebook.

Dalam video tersebut tampak bus diadang sekelompok remaja pada malam hari. Diperkirakan ada puluhan remaja yang berkerumun dan meneriaki serta mengejar bus tersebut.

Tidak ada keterangan secara detail kapan peristiwa itu terjadi dan apa penyebab sekelompok remaja itu mengejar maupun meneriaki bus Sugeng Rahayu itu. Sementara lokasi kejadian itu diperkirakan di jalan Ring Road Madiun.

Video itu diunggah pengguna akun bernama Iwan Akadelapan di grup Facebook Sopir Bis Jawa Timur pada Minggu (11/8/2019) pukul 09.37 WIB.

Selain mengunggah video tersebut, Iwan Akadelapan juga mengunggah tangkapan layar dari status Whatsapp milik akun bernama Diki Cvrl dengan pesan bertuliskan ; " 9814 Di Massa Di Ring Road Madiun Sama Gerombolan Pembalap Liar Bis Lwat d Hadang Mboso D Klakson D Massa Anda Sehat Aparat Buta Liat Pembalap Liar Tiap Minggu Di Ring Road Madiun".

Pengguna akun Iwan Akadelapan hanya membubuhi keterangan video viral itu dengan keterangan "Belum tau tentang berita lengkap nya Sekedar share info dr teman".

Unggahan itu sampai Selasa (13/8/2019) pukul 19.30 WIB sudah dibagikan 89 kali dan menuai 54 komentar. Sebagian besar komentar netizen menyayangkan aksi para remaja itu.

Sebagian netizen juga kesal dengan aksi balap liar yang kerap terjadi Ring Road Madiun. Pengguna akun Aprian Doremi menyampaikan balap liar yang terjadi di Ring Road Madiun memang sangat mengganggu pengguna jalan.

"Emang balapan diringroad madiun Sungguhh mengganggu penggunan jalan lain," tulisnya dalam kolom komentar.

Pengguna akun Arifin Trihernawan menyampaikan sopir seharusnya berhenti dan melaporkan kejadian itu ke polsek supaya para remaja itu ditangkap. "Mandeko neng polsek pak..sampean laporne ben di ringkesi kui cah bayi2 kui..," tulisnya.

Sementara itu, pengguna akun Heru Setyawan justru mempertanyakan kinerja polisi yang tidak memberikan tindakan pada pembalap liar. "D situ tiap siang trek 2 d cegati d buat pasal pelanggaran...tp ada pembalap liar g ada tindakan..," tulisnya.